Mon 17 Dec 2018

Nekat Jual Togel di Warungnya, Sinaga Diancam 1 Tahun

Terdakwa Pariama Sinaga keluar dari ruang sidang usai dituntut 1 tahun. (foto/ay)

Simalungun,hetanews.com- Terbukti menjual angka tebakan jenis toto gelap (togel) Singapore, Pariama Sinaga  (24), dituntut 1 tahun. Ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa Dedy Chandra, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (6/12/2018).

Menurut jaksa, warga Dusun Parsaoran Dolok Tomuan, Kecamatan Dolok Panribuan ini, telah terbukti bersalah melanggar pasal 303 (1) ke-2 KUH Pidana. Terdakwa melakukan permainan judi, di muka umum tanpa ijin.

Sinaga ditangkap anggota Polsek Dolok Panribuan, RE Siregar dan Felix Tamba, pada Kamis, 30 Agustus 2018, lalu, di warung kopi miliknya, di kampung itu. Sebelumnya, petugas telah mendapatkan informasi tentang terdakwa yang sering menjual togel.

Saat ditangkap, terdakwa mengaku menjual togel dengan cara mencatat angka tebakan dari pemesan (pembeli) di atas kertas, lalu angka tebakan itu dikirim kepada pengumpul rekap, marga Sibuea (DPO). Barang bukti yang disita, 2 buku tafsir mimpi, notes, dan pulpen.

Jenis perjudian yang dilakukan terdakwa bersifat untung-untungan. Jika berhasil menebak 2 angka, 3 angka atau 4 angka akan mendapatkan hadiah. Perjudian itu diputar setiap 4 kali dalam seminggu, dan terdakwa mendapat upah Rp.20 persen dari hasil penjualan.

Di depan majelis hakim, pimpinan Roziyanti, terdakwa minta agar hukumannya diringankan karena menyesal. Untuk mempertimbangkannya dalam putusan, persidangan dibantu panitera, Paringatan Saragih, ditunda hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.