Mon 17 Dec 2018

Gaji Dibayar Setengah, RSHI Sebut Tagihan Belum Dibayar BPJS

RS Horas Insani Siantar.

Siantar,hetanews.com- Pihak Rumah Sakit Horas Insani (RSHI)  Siantar, memberikan penjelasan mengenai macetnya pemberian gaji kepada tim medis.

Humas RSHI, Djamason Damanik, menuturkan, penyebabnya dikarenakan pembayaran BPJS.

"Tapi kan kita tergantung pada BPJS. Karena tagihan kita sampai bulan Juli, belum terbayarkan oleh BPJS. Itulah yang menjadi kendalanya,"jelas Djamason kepada Hetanews.com, melalui pesan singkat, Kamis (6/12/2018) malam.

Rumah Sakit itu menunggak gaji tenaga medis selama empat bulan. Akibatnya, sejumlah dokter dan perawat, mengundurkan diri.

Gaji yang diterima tenaga medis tidak diberikan penuh oleh pihak RSHI. Kejadian itu, berlangsung dari Agustus 2018 hingga saat ini. Selain gaji, RSHI disebut tidak memberikan PONDS (insentif) dari bulan Mei 2018 dan jasa medis dari Juli 2017, lalu.

Baca juga: Perawat RSHI Keluhkan Gaji Dibayar Setengah

Macetnya pembayar gaji oleh pihak RSHI mengakibatkan 3 dokter jaga dan 5 tenaga medis memilih resign. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang tenaga medis yang meminta namanya diinisialkan.

"Biasanya gajian awal bulan. Dari bulan Agustus itu, perusahaan hanya bayar setengahnya (gaji). Terus akhir - akhir bulan dibayarkan lagi. Katanya, perusahaan lagi gak ada uang," ungkap S (30), ditemui di seputaran Jalan M.H Sitorus, Kamis (6/12/2018) siang.

Keluhan sejumlah tenaga medis atas macetnya pembayaran gaji itu, pernah disampaikan oleh Serikat Pekerja RSHI kepada Direktur RSHI. Dari pertemuan tersebut, diketahui pihak RSHI sedang mengalami persoalan keuangan.

Penulis: gee. Editor: gun.