Mon 17 Dec 2018

Merampok Tetangga, Pasutri Ini Bengong Ditangkap Polisi

Kedua tersangka tampak bengong saat di kantor polisi. (foto/adr)

Medan,hetanews.com- Perbuatan pasangan suami istri (pasutri) ini, Risma boru Silaen (39) dan Marlop Bemaputra Situmorang (32), sangat keterlaluan.

Betapa tidak, mereka tega menggasak harta benda tetangganya sendiri, hingga 90 juta rupiah. Akibatnya, kedua sejoli tersebut, warga Jalan Jati I, Perumnas Simalingkar, ditangkap Tim Pagasus Polsek Medan Kota. 

"Ya benar, keduanya ditangkap, karena terbukti melakukan perampokan di rumah Dermawan Elfrida Siahaan (66), di Jalan Jati II-Sarulla No 7, Kecamatan Medan Kota, sehingga korban kehilangan harta senilai Rp 90 juta,"kata Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani, kepada wartawan, Kamis (6/12/2018). 

Peristiwa perampokan itu, berawal ketika korban yang baru tiba ke rumahnya dari pesta pernikahan, bingung melihat baby sitternya (Risma) pergi dari rumah tanpa permisi. Merasa curiga, korban lalu bergegas mengecek lemarinya. Ternyata perhiasannya, berupa emas murni dengan total 78 gram sudah tidak ada lagi. 

Barang bukti yang disita Polisi. (foto/adr)

"Kemudian pada Jumat (9/11) korban membuat laporan ke Polsek Medan Kota, dengan laporan bernomo LP/853/K/XI/2018/SU/Restabes/Sek Medan Kota," jelasnya.

Mendapat laporan ini, terang Revi, pihaknya lalu melakukan pencarian. Selanjutnya, setelah mendapat kepastian atas identitas pelaku, polisi lalu melakukan penangkapan, bersama Kepala Lingkungan (Kepling) setempat, terhadap Risma dan suaminya, Marlop, berikut barang-barang perhiasan yang diduga milik korban.

"Dari hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya mengambil perhiasan milik korban dan sebagiannya telah dijual dan dibelanjakan untuk keperluan rumah tangga," terangnya.

Adapun barang bukti yang diperoleh, sambung Revi,  berupa sebuah tas sandang, dompet, 2 baju batik, HP Samsung Galaxy J2, 1 set kokpor gas, tabung gas LPG 3 kg, lampu belajar, dan 10 kg beras. Sedangkan barang bukti perhiasan, berupa sebuah gelang, 2 cincin, 2 pasang anting, jam tangan merk Alba, dan dompet kecil.

"Kini kita sedang melakukan pengembangan terkait kasus tersebut,"tandasnya.

Penulis: adr. Editor: gun.