Mon 17 Dec 2018

Pimpinan Huawei Ditahan di Kanada atas Permintaan AS, China Protes

Meng Wanzhou (foto atas), direktur keuangan perusahaan telepon pintar asal Cina, Huawei, ditangkap di Vancouver atas permintaan Amerika Serikat, kata pejabat Kanada

Amerika Serikat, hetanews.com - Departemen Kehakiman Kanada mengatakan Meng Wanzhou, direktur keuangan perusahaan telepon pintar asal Cina, Huawei, ditangkap di Vancouver atas permintaan Amerika Serikat.

Meng Wanzhou, yang merupakan putri pendiri Huwaei, Reng Zhengfei, ditangkap di bandar udara Vancouver, Kanada, pada 1 Desember, kata juru bicara Departemen Kehakiman Kanada.

Otoritas Kanada mengatakan Meng Wanzhou menjadi buronan AS dan akan diekstradisi ke negara itu.

Adapun Huawei mengatakan pihaknya baru memiliki sedikit informasi tentang tuduhan itu dan "tidak mengetahui kesalahan yang ditimpakan kepada Meng".

Dia ditahan oleh otoritas hukum Kanada ketika melakukan transit di bandar udara Vancouver, demikian keterangan resmi perusahaan itu.

Dia akan menghadapi sidang awal pada hari Jumat, kata juru bicara Departemen Kehakiman Kanada.

  • Melanggar sanksi ekonomi AS atas Iran?

Otoritas hukum Kanada menolak menjelaskan lebih detil perihal kasus ini, dengan mengutip larangan publikasi yang diminta Meng, sesuai yang diperintahkan oleh pengadilan.

Sejumlah media AS melaporkan bahwa otoritas hukum AS sedang menyelidiki Huawei terkait tuduhan bahwa dirinya nelanggar penerapan sanksi ekonomi AS terhadap Iran.

Anggota parlemen AS berulang kali menuduh perusahaan tersebut sebagai ancaman terhadap keamanan nasional AS, dengan alasan teknologinya dapat digunakan sebagai mata-mata pemerintah Cina.

Dalam sebuah pernyataan, Huawei mengatakan pihaknya sudah memenuhi "semua hukum dan peraturan yang berlaku di manapun ia beroperasi, termasuk aturan ekspor, sanksi hukum PBB, AS dan Uni Eropa".

"Kami meyakini bahwa sistem hukum Kanada dan AS pada akhirnya akan bersikap adil," demikian pernyataan Huwaei.

  • China Protes

Kedutaan Besar Cina di Kanada mengeluarkan pernyataan bahwa Kanada telah menangkap seorang warga negara Cina yang disebutkan "tidak melanggar hukum Amerika atau Kanada".

"Cina telah menyampaikan protes kepada AS dan Kanada, dan mendesak segera memperbaiki kesalahan tuduhannya serta membebaskan Meng Wanzhou," tambahnya.

Sementara, Juru bicara Departemen Kehakiman AS di Distrik Timur New York – lokasi yang diyakini Weng Wanzhou melakukan pelanggaran hukum – menolak berkomentar.

Kasus yang dialami direktur keuangan Huawei ini terjadi setelah AS telah melakukan upaya hukum terhadap perusahaan teknologi Cina, dengan berbagai tuduhan seperti pencurian keamanan siber dan pelanggaran sanksi AS terhadap Iran.

Awal tahun ini, otoritas hukum AS melarang perusahaan-perusahaan AS mengekspor piranti lunaknya dari perusahaan telekomunikasi Cina ZTE, karena mereka diduga melanggara penerapan sanksi ekonomi atas Iran.

AS kemudian menggantikan larangan tersebut dengan perubahan yang baik dan pemerintahan.

sumber: viva.co.id

Editor: sella.