Mon 17 Dec 2018

Dituding Cemari Sungai Aek Liman, Ini Jawaban PT SJS

Penampakan lokasi pengolahan limbah PKS PT Sawita Jaya Sejahtera, di Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. (Foto/Pranoto)

Simalungun,hetanews.com- Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sawita Jaya Sejahtera (SJS), dituding melakukan pencemaran sungai Aek Liman yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Asahan.

Informasi dihimpun hetanews.com melalui postingan akun Facebook, Daniel Simanjuntak, yang memposting gambar berikut keterangan yang berisikan dugaan pencemaran air sungai Aek Liman.

Dalam postingan itu, juga terlihat sejumlah warga memperlihatkan bangkai ikan yang mati, di Desa Huta Padang, Kabupaten Asahan. Selain ikan, tampak juga beberapa jerigen air yang diduga sampel air yang sudah tercemar.

Tim hetanews.com mencoba mengklarifikasi kebenaran informasi tersebut dengan menanyakan langsung kepada staf Humas PT SJS, Januar Sinaga, Rabu (5/12/2018).

Melalui pesan SMS, Januar, hanya membalas singkat konfirmasi wartawan yang menanyakan perihal kebenaran informasi tersebut.

"SJS belum membuang limbah," tulisnya.

Screenshot akun Facebook Daniel Simanjuntak.

Ditanya kembali, bagaimana mekanisme pengolahan limbah oleh PT SJS, berikut tanggapannya selaku humas dalam menanggapi informasi yang beredar, di media sosial tersebut, jawaban Januar masih tetap sama.

"Kan kita belum buang limbah,"balasnya.

Terpisah, Latif Rasyidi Sinaga, mahasiswa pegiat lingkungan mengatakan, pencemaran air dengan jumlah yang besar, bisa saja mematikan mahluk hidup yang ada di aliran sungai.

Sambungnya, namun hal itu perlu diuji laboratorium untuk memastikan perubahan kadar keasaman air dan juga tingkat pencemaran pada air.

"Bisa saja hal itu terjadi, namun itu perlu uji lab secara ilmiah, agar dapat diketahui apakah air benar-benar tercemar," paparnya.

Penulis: pranoto. Editor: gun.