HETANEWS

Satpol PP Sebut Cafe River Side Dibangun di atas Lahan Mr X

Sejumlah bangunan/kios di Jalan Vihara yang berdekatan dengan sungai Bah Bolon. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Pasar kuliner Sutomo Squre, di Jalan Vihara, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, seluas 1.00,26 meter persegi, dikelola Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ). 

Diantara lahan tersebut, didapati kios-kios yang berdiri membelakangi bantaran sungai Bah Balon. Selain itu, ada lahan pemakaman untuk jasat tak dikenal (Mr X) yang dipakai pihak Forensik dan Gedung Bakordik milik RSUD Djasamen Saragih. 

Sekretaris Badan Pengawas PDPHJ, Imran Simanjuntak mengatakan, sejumlah pedagang yang berjualan di Sutomo Square, tidak tertib melengkapi Kartu Izin Berdagang (KIB).

"Misalnya, kios di dekat jembatan itu lah. Memang kemarin itu banyak bangunan liar. Makanya ku cari tau dulu KIB-nya, ada atau tidak. Kalau ada, mereka harus bayar retrubusi ke kita," jelasnya, Rabu (5/12/2018).

Satpol PP Kota Siantar, membongkar Cafe Siantar River Side. Diketahui, sebagian bangunan cafe tersebur, berdiri di bantaran sungai Bah Bolon.

Pembongkaran bangunan semi permanen itu, dilakukan belasan petugas Satpol PP.  Sebelumnya, sudah melayangkan surat teguran ke pemilik cafe. 

Pada tahun 2015,  Satpol PP sudah pernah melakukan penertiban atas bangunan liar yang semakin memperlebar ruang bangunan hingga memakai bantaran sungai. 

Kasi Trantibum Satpol PP, Abidin Damanik, mengatakan, Cafe Siantar River Side berada dikawasan lahan pemakaman forensik dan mendirikan bangunan semi permanen diatas tanah pembatas (bronjongan). 

Senada disampaikan Kasi Ops Satpol PP, Arfin Sinaga. Kata Arifin, jarak dari tepi sungai dengan bangunan seharusnya lebih kurang 13 meter.

"Jadi cafe itu masuk dilahan Mr X (lahan pemakaman forensik). Dan dia (pemilik) membangun, di atas bronjongan yang dibikin pemerintah. Kalau tiba-tiba banjir, bangunan itu kan menutup," jelas Arifin saat ditemui di kantor Satpol PP Siantar.

Penulis: gee. Editor: gun.