Mon 17 Dec 2018

Cafe Dibongkar Pemilik Usaha Rugi Rp. 300 Juta

Satpol PP Siantar melakukan pembongkaran terhadap Cafe Siantar River Side, Rabu (5/12/2018) pagi.

Siantar, hetanews.com - Cafe Siantar River Side di Jalan Vihara dibongkar oleh Satpol PP Kota Siantar. Pemilik usaha rugi ratusan juta atas penertiban bangunan yang berdekatan dengan sungai tersebut.

Juanita Tarigan, pemilik usaha Cafe Siantar River Side hanya pasrah melihat bangunan cafe-nya dibongkar oleh petugas Satpol PP, Rabu (5/12/2018) pagi. Dia merasa kesal, menilai penertiban itu adalah tebang pilih.

Bangunan yang dibongkar itu, berdiri diatas penahan tanah (bronjong) sungai Bah Bolon. Belasan petugas Satpol PP pun meratakan tembok, lantai, dan atap belakang cafe tersebut.

Enam bulan usaha cafenya berdiri, Juanita mengaku sudah beberapa kali menerima surat teguran dari Satpol PP untuk menertibkan bangunan belakang cafenya. 

"Ini (cafe) dulu dibeli seharga Rp.80 Juta dari marga Sembiring. Sementara kalau saya hitung seluruhnya ikut pembelian(cafe) sampai Rp.300 Juta," ungkap Juanita.

Besaran kerugian materil yang dia hitung, termasuk bangunan belakang cafe yang diratakan petugas Satpol itu. Sementara sebagaian dana yang yang dipakai untuk usaha itu adalah pinjaman yang harus dibayarkan dengan bunga.

"Karena ini jurang, bagian belakang cafe yang berdekatan dengan sungai, kan kita timbun. Itulah banyak batu padas. Uang kesitu saya pinjam dan pake bunga," katanya menjelaskan.

Cafe Siantar River Side sebelum dibongkar. (Dok: istimewa)

Bagian belakang cafe yang ditindak oleh Satpol PP letaknya percis ditepi sungai Bah Bolon. Cafe itu mengandalkan pinggiran sungai Bah Bolon sebagai keistimewaan bagi pengunjungnya.

Bagian belakang cafe River Side itu sebelumnya berdiri pentas, fasilitas cafe, kamar mandi serta atap yang telah didekorasi. Cafe tersebut dibangun sekitar 6 bulan yang lalu.

"Ini dibangun sudah jalan empat enam bulah lah, makanya aku heran, kenapa harus dibongkar semua, kan kamar mandi aja harusnya," sesal Whitney Hutabarat, anak kedua dari Juanita.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Trantibum Satpol PP Abidin Damanik mengatakan pihaknya sudah melakukan seluruh tahapan sebelum menertibkan cafe yang didirikan diatas bantaran sungai tersebut. 

"Semua bangunan liar ditempat itu akan kita tindak. Bukan tebang pilih. Kita sudah surati bangunan yang disampingnya juga, kalau untuk penindakannya belum, nanti ada waktunya," kata Abidin ditemui di kantor Satpol PP Kota Siantar.

Penulis: gee. Editor: edo.