Mon 17 Dec 2018

Pengakuan Kejam Pelaku yang Bunuh dan Perkosa Kasir di Boyolali

Fajar Sigit Santoso. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)

Boyolali, hetanews.com - Fajar Sigit Santoso (19) membunuh dan memperkosa seorang perempuan di ladang milik warga di Boyolali. Kepada wartawan, Fajar menyampaikan rasa bersalahnya. 

"(Pulang) Sampai di rumah, (merasa) bersalah," kata Fajar Sigit Santoso, kepada para wartawan saat dihadirkan dalam pers rilis di Mapolres Boyolali, Senin (3/12/2018).

Dia mengaku, nekat membunuh dan pemerkosaan terhadap korban karena sakit hati saat ditagih utang. Fajar mengaku korban memintanya untuk melunasi utang tersebut harus pada malam itu juga atau Sabtu (1/12) malam.

"Sakit hati ditagih utang (oleh korban)," katanya.

Akhirnya pada Sabtu (1/12) malam itu pelaku mengajak korban bertemu dan nongkrong di Alun-alun kompleks Kantor Pemekab Boyolali. Saat itulah, korban kembali menanyakan sisa utang pelaku. 

Fajar yang berasal dari Dukuh Waru, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali itu menjelaskan, awalnya dia utang ke tempat kerja korban senilai hampir Rp 1 juta. 

"Semuanya total hampir Rp 1 juta, sudah saya cicil Rp 600.000, kurangnya Rp 300.000 sekian," jelas dia.

Karena sakit hati, Fajar mengaku semakin kalap dan timbul niat membunuh.

"Harus lunas hari itu juga, malam Minggu itu. Saya mboten saget, mboten gadah arto kula (Saya tidak bisa, saya nggak punya uang)," akunya.

Dia mengaku, utang tersebut untuk memperbaiki mobilnya.

Diberitakan sebelumnya, pelaku sempat memperkosa saat korban dalam kondisi tak berdaya.Peristiwa keji itu terjadi di tengah ladang wilayah Dukuh Banjarsari, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. 

Kemudian, tersangka meninggalkan korban di lokasi kejadian. Hingga seorang warga yang yang hendak ke ladang menemukan jasad korban.

Hingga kemudian pelaku dibekuk Polres Boyolali di kamar mayat RSUD Pandan Arang, Boyolali, tempat korban sempat disemayamkan.

Sebelum ditangkap polisi, pelaku ternyata juga mengikuti atau melihat saat petugas melakukan olah TKP di lokasi penemuan korban. Bahkan, ketika korban dibawa ke kamar mayat RSUD Pandan Arang, pelaku juga ikut ke sana.

Ditanya mengenai dia melihat olah TKP hingga kamar mayat itu, tersangka mengaku untuk memastikan kondisi korban.

"Memastikan masih hidup atau tidak," katanya.

sumber: detik.com

Editor: bt.