HETANEWS

Wau! Center Point Tunggak PBB Rp5 Miliar

Centre Point disebut menunggak PBB sebesar Rp5 miliar. (foto/net)

Medan, hetanews.com - Pada rapat evaluasi triwulan III  di DPRD Medan, pihak Kecamatan Medan Timur membeberkan jika Center Point menunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga Rp5 miliar. 

Hal itu diungkapkan Camat Medan Timur, P. Pasaribu saat menghadiri rapat evaluasi triwulan III dengan Komisi A DPRD Medan, Selasa (4/12/2018). "Ya, tahun 2018 ini Centre Point masih tunggak PBB sebesar Rp5 miliar lebih," katanya di hadapan rapat yang dipimpin Ketua Komisi A, Sabar Syamsurya Sitepu.

Pasaribu menjelaskan, akibat tunggakan PBB oleh Center Point membuat target pengutipan PBB tahun 2018 oleh Kecamatan Medan Timur hanya mencapai 56 persen atau sebesar Rp17 miliar lebih.

"Padahal, tahun lalu kita (Medan Timur-red) berhasil melampaui target pengutipan PBB mencapai 115 persen," katanya tanpa menyebutkan besaran pajak tahun 2017 lalu.

Selain, Center Point, kata Pasaribu, PD Pembangunan, Perumahan milik PTPN II di Jalan Timor serta tanah seluas 7 hektare di Kelurahan Pulobrayan Bengkel juga menunggak PBB. Hanya saja Pasaribu tidak merinci jumlah tunggakan PBB dari tiga lahan tersebut. 

Tertunggaknya PBB oleh Centre Point membuat sejumlah anggota Komisi A DPRD Medan kaget. Bahkan, anggota Komisi A, Andi Lumbangaol secara berulang mempertanyakan tindakan apa yang dilakukan oleh Camat Medan Timur untuk menagih tunggakan PBB yang dilakukan Center Point.

Namun, menjawab itu Pasaribu berdalih bahwa soal itu bukan wewenangnya karena pihak Camat hanya bertugas menagih PBB.

"Kami sudah capek menangihnya, hanya pada saat kami tagih pihak Center Point bilang belum ada uang. Setelah itu bukan wewenang kami karena ada tim dari Pemko Medan," jawabnya.

Anggota Komisi A lainnya Proklamasi Naibaho mendesak Pemko Medan terus mengejar tunggakan PBB Center Point yang besarnya mencapai Rp5 miliar. Dia juga mengimbau pihak manajemen Center Point segera melunasi tunggakan PBB itu. 

Penulis: jat. Editor: anto.