Mon 17 Dec 2018

ASN Terlibat Korupsi akan Dipidana, Kombes Eko: Walau Pidananya Satu Hari akan Dipecat

Ketua Satgas UPP Saber Pungli Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kombes Eko Kristianto, Senin (3/12/2018). (foto/hza)

Siantar,hetanews.com- Ketua Satgas UPP Saber Pungli Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kombes Eko kristianto, hadir ke Kota Siantar dan melakukan sosialisasi pungutan liar (pungli), Senin (3/12/2018).

Dalam sosialiassi saber pungli, di raung Data Pemko  Siantar, Kombes Eko Kristianto mengatakan, untuk sistem penegakan hukumannya sama dengan hukum acara pidananya dengan yang lainnya. Ketika melanggar tindak pidana korupsi, maka akan dilakukan proses tindak pidana korupsi, katanya.

"Kan sudah ada Peraturan Pemerintah, bahwasanya setiap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang melakukan korupsi nanti dipidana. Walau pun pidananya satu hari, itu akan dipecat," ungkapnya ketika diwawancarai.

Samungbung Kombes Eko lagi, kegiatan sosialisasi saber pungli ini, nantinya diharapkan dapat menjadi pencegahan pengutan liar, khususnya bagi Pegawai Negeri Sipil yang melakukan pelayanan terhadap masyarakat

"Diharapkan dengan kegiatan sosialisasi ini, mereka memahami aitem-aitem atau apa apa saja yang dilarang dan tujuannya ini, memberi pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik dan efektif," ujarnya.

Tak hanya itu saja, sosialiassi saber pungli ini, bisa untuk meniadakan korupsi, tandasnya.

"Kami dari Satgas Saber Pungli Provinsi Sumatera Utara, berharap di Sumatera Utara ini, khususnya di Pematangsiantar ini, bisa diminimalisir praktek-praktek pungutan liar," ujarnya.

Ada pun kendala dalam pengungkapannya, kata Kombes Eko Kristianto, pungutan liar ini diketahui juga sudah semacam budaya. Budaya di masyarakat dan di organisasi itu sendiri.

"Untuk menghilangkan pungutan liar, harus dibangun sistem pencegahannya, antara lain sistem saber pungli ini. Contoh, memberikan kesejahteraan kepada pegawai itu sendiri dengan dilatih berwira usaha, di luar kantor," ucapnya.

Penulis: hza. Editor: gun.