HETANEWS.COM

Kehadiran JaDI Dorong Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia Semakin Maju

Acara deklarasi kepengurusan JaDI Sumut, di aula Fakultas FISIP USU, Jalan Dr H Mansyur Medan, Sabtu (1/12/2018). (foto/dn)

Medan,hetanews.com- Kehadiran Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI), diharapkan nantinya akan bisa memberikan masukan dan saran kepada penyelenggara Pemilu. Sehingga kedepannya pengembangan demokrasi, di negara ini akan lebih baik lagi.

Maka dari itu, JaDI yang dibentuk oleh para pendirinya yang berasal dari para alumni penyelenggara Pemilu ini, nantinya akan selalu memberikan masukan dan saran kepada penyelenggara Pemilu.

"Komisi Pemilihan Umum (KPU)  dan Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu), merupakan fatner kerjasama bagi JaDI. Bukan itu saja, JaDI dibentuk tidak saja memperhaitkan masalah Pemilu saja, tetapi lebih luas lagi yaitu masalah tata kelolaan kepemiluan, perempuan dan lainnya. Dan hal  ini dapat terlaksana karena kepengurusan dan anggota JaDI  adalah orang - orang yang pernah menjadi penyelenggara Pemilu sebelumnya," kata Direktur Eksekutif JaDI Pusat, Juliantoro saat acara deklarasi kepengurusan JaDI Sumut, di aula Fakultas FISIP USU,  Jalan Dr H Mansyur Medan, Sabtu (1/12/2018) yang disaksikan Ketua KPU Sumut, Yulhasni Piliang, Bawaslu Sumut, Plt Kaban Kebangpolinmas Medan, H Sulaiman Harahap, calon anggota DPD, Prof Dr H Ali Yakub Matondang MA,  H Syamsul Hilal serta para pengurus Partai Politik (Parpol ) Sumut lainnya.

Lebih lanjut, Judiantoro mengatakan, JaDI dibentuk tidak hanya sekedar sebagai menjalin silaturrahmi sesama alumni penyelengara Pemilu semata. Namun lebih dari itu, JaDI diharapakan mampu mendorong pelaksanaan demokrasi di Indonesia yang dirasakan semakin merosot 

"Jika dilihat hampir 10 juta orang -orang yang bekerja untuk Pemilu mulai dari tingkat KPU, Bawaslu sampai KPPS. Jikalau semuanya bekerja, maka akan dapat memperluas demokrasi dengan orang-orang yang mempunyai jarigan guna mengembangkan pemahaman demokrasi di Indonesia,  karena alumni KPU dan Bawaslu semakin tahun semakin bertambah, " ungkap Juliantoro yang juga mantan Ketua KPU RI ini.

Sementara itu, Direktur Eksekutif JaDI Sumut, Nazir Salim Manik, dalam sambutnya, mengatakan, di Sumatera Utara telah terbentuk kepengurusan JaDI Sumut yang  dideklarasikan ini, merupakan pembentukannya tersebut diinsiasi oleh para alumni penyelengara Pemilu KPU dan Bawaslu yang ada di seluruh Sumut.

Dengan telah terbentuk dan di deklarasikannya kepengurusan JaDI Sumut, diharapkan akan memberikan masukan saran kepada para penyelenggaran Pemilu, demi kemajuan demokrasi di daerah Sumut.

Penulis: dani. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan