HETANEWS

Praeses HKBP Distrik XIV: "Hanya Satu Perayaan Natal Oeikumene di Kota Tebingtinggi"

Panitia Natal Oikumene Kota Tebingtinggi foto bersama Praeses HKBP Distrik XIV Tebingtinggi – Deli, di Jalan Kartini Kota Tebingtinggi, usai audiensi. (foto/rps)

Tebingtinggi,hetanews.com- Praeses HKBP Distrik XIV Tebingtinggi – Deli, Pdt Pantun Silitonga secara tegas mengatakan, bahwa hanya ada satu kegiatan Natal Oikumene di Kota Tebingtinggi, yaitu yang dibentuk Bamagnas (Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional) sesuai SK Wali Kota Tebingtinggi. Di luar dari itu, tidak ada Natal Oikumene yang lain maupun mengatasnamakan BKAG (Badan Kerjasama Antar Gereja).

Penegasan ini, disampaikan Pdt Pantun Silitonga kepada panitia Natal Oikumene yang melakukan audiensi, Sabtu (1/12/2018) siang, di ruang rapat kantor HKBP Distrik XIV Tebingtinggi – Deli, Jalan Kartini Kota Tebingtinggi.

Dalam kesempatan itu, Praeses turut didampingi Pdt Wissel Siregar, Pdt James M Nainggolan, Pdt Melkior Manurung, Pdt Ramot Purba dan Gr H Saldo Hutabarat.  

Sementara panitia Natal Oikumene yang ikut beraudensi, yakni ketua, Pahala Sitorus yang merupakan jemaat HKBP, sekretaris, Pdt Samsir Manullang, bendahara, Pdt Alman Sianturi, Pdt MH Sianturi, Pdt L Munthe, Pdt H Tarigan, Pdt R Siahaan, Pdt H Pardede, Pdt Z Purba, Pdm P Simanjuntak, A Tampubolon, Teman Barus dan AKP Arifin Tampubolon (ketua II).

Dikatakan Praeses, umat Kristen di Kota Tebingtinggi harus bersatu dan tetap kompak untuk mensukseskan pelaksanaan Natal Oikumene. “Jemaat maupun umat Kristen jangan sampai simpang siur, Natal Oikumene di Kota Tebingtinggi hanya satu, sesuai SK Wali Kota dan panitia Natal Oikumeme dibentuk Bamagnas,”tegas Pdt Pantun Silitonga.

Panitia Natal Oikumene Kota Tebingtinggi saat melakukan audiensi ke kantor Praeses HKBP Distrik XIV Tebingtinggi – Deli, di Jalan Kartini Kota Tebingtinggi. (foto/rps)

Praeses juga meminta agar panitia Natal Oikumene dapat bekerja dengan baik dan masyarakat tidak perlu ragu serta bimbang. Semua jemaat maupun elemen organisasi Kristen harus mendukung panitia Natal Oikumene sesuai SK Wali Kota Tebingtinggi. Penegasan ini juga untuk menjawab keraguan dan kebimbangan umat Kristen dengan adanya kabar Natal Oikumene di Kota Tebingtinggi ada dua. “Hanya satu perayaan Natal Oikumene di Kota Tebingtinggi yakni yang dibentuk sesuai SK Wali Kota,” tegas Praeses lagi.

Sebelumnya, ketua panitia pelaksana perayaan Natal Oikumene Kota Tebingtinggi tahun 2018, Pahala Sitorus, menyampaikan, bahwa perayaan Natal Oikumene Kota Tebingtinggi akan dilaksanakan, pada tanggal 16 Desember 2018 mendatang, di lapangan Brimob. Panitia mengundang pengkhotbah, Sekjen HKBP, Pdt David Farel Sibuea MTh dan doa syafaat dibawakan Ephorus Emeritus, Pdt DR Jaharianson Saragih (GKPS).

Panitia juga akan melakukan kegiatan sosial ke Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kota Tebingtinggi dan membagikan alkitab kepada warga binaan umat Kristiani.

Pada saat perayaan Natal, panitia akan menyerahkan bingkisan, berupa beras kepada 200 KK, warga kurang mampu. Dan, prosesi akan dimulai pukul 15.00 WIB dari gereja HKBP Kota Baru. Perayaan Natal yang akan dihadiri Wali Kota, unsur Forkopimda dan Kakan Kemenag akan semakin meriah dengan hadirnya artis ibukota (Jakarta), Rani Simbolon dan Dorman Manik.      

“Untuk pertama kalinya, perayaan Natal Oikumene yang dilaksanakan di Kota Tebingtinggi, panitia tidak lagi meminta bantuan dan partisipasi dari seluruh denominasi gereja,” sebut Pahala Sitorus.

Penulis: rps. Editor: gun.