HETANEWS

Dituding 'Kongkalikong', Leonardo Simanjuntak: Saya Hanya Minum Air Putih

Foto : Leonardo Simanjuntak (kemeja Hijau) menjawab pertanyaan pengunjukrasa dari Gamis, Jumat (30/11/2018)

Siantar Hetanews.com- Assisten I Pemko Siantar Leonardo Simanjuntak nyaris 'diolok olok' pengunjuk rasa dari Gerakan Masyarakat Islam (Gamis). Pasalnya, Leonardo pernah mengklaim Pemko Siantar sudah menghentikan pendirian tugu Sang Naualuh di Lapangan Adam Malik.

Leonardo Simanjuntak hadir menemui unjuk rasa Gamis bersama Sekda Budi Utari dan Kabag Tapem Junaidi Sitanggang di Balaikota Siantar, Jumat (30/11/2018) Sore. 

"Saya telah konfirmasi ke Pak Adiaksa sebagai Ketua Panitia. Katanya harus ada surat. Sedangkan surat pemberhentian proyek itu kan menyangkut kontrak dengan pihak ketiga, itu akan kita putuskan dalam rapat di hari Senin," jawab Leonardo.

Gamis masih kesal dengan pernyataan Leonardo pada unjuk rasa pertama pada Jumat 23 November 2018 lalu. Kali ini pengunjukrasa menuding Asisten I Pemko Siantar ini telah 'kongkalikong'.

Baca juga: Wali Kota Pindahkan Tempat Tugu Sang Naualuh ke Lapangan Adam Malik

"Kaitan apa Bapak sebelum menerima kami disini, bertemu dengan beberapa orang di salah satu rumah makan. Wajar muncul pertanyaan kami. Setelah Bapak bertemu kami disini, ada undangan rapat ke organisasi yang gak protes," tanya salah seorang peserta aksi, Hendro Susilo.

Leonardo sempat terpancing dengan tuduhan yang ditujukan kepadanya. Ia pun bersikeras untuk membalas seraya meminta untuk segera berbicara dihadapan pengunjuk rasa yang mulai 'memanas'.

Baca juga: Wali Kota Pindahkan Lokasi Tugu Raja Sang Naualuh Setelah Ada Pemenang Tender

"Biarkan saya menjawab. Karena pak Hendro Susilo sudah menyebut-nyebut nama Saya tadi. Saya sebagai umat beragama mau berkata jujur," kata Leonardo Simanjuntak dengan tegas.

"Saya tidak pernah tau pertemuan disana. Dan cuma satu yang saya kenal disitu. Bapak Evra Damanik, hanya itu yang saya kenal. Dan saya hanya sarapan disitu dan minum air putih, saya tidak ada bicara disitu," jawab leonardo seraya menegaskan dirinya juga umat beragama yang dapat berkata jujur.

Pemko Siantar Tidak Mengundang Gamis dan HIMAPSI

Unjuk rasa yang dilakukan Gamis semakin memanas setelah Asisten I Pemko Siantar ini, sempat mengutarakan Gamis tidak ikut serta dalam rapat yang akan digelar Senin 3 Desember 2018 pukul 09.00 WIB yang akan datang.

Leonardo mengatakan rapat itu membahas aspirasi yang telah diterima Pemko Siantar atas penolakan pembangunan tugu Sang Naualuh di Lapangan Adam Malik. 

Baca juga: Wali Kota Siantar Pindahkan Lokasi Tugu, Muncul Pro dan Kontra

Sementara Gamis dan HIMAPSI diketahui telah melayangkan surat ke Pemko Siantar dalam merespon pembangunan tugu Sang Naualuh Damanik 

Dalam unjuk rasa Gamis di Balaikota, Leonardo menyebutkan sejumlah organisasi yang akan diundang dalam rapat yang digelar tersebut. Berikut nama organisasi yang diundang.   

MUI Kota Siantar, FKUB, FPI, Al Washliyah, IKEIS, Muhammadiyah, Forkala, Ketua DPRD, Anggota Komisi I DPRD, Pengurus Mesjid, Ahli Waris Sang Naualuh dan Yayasan Raja Sang Naualuh.

Penulis: gee. Editor: edo.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.