HETANEWS

Potensi Besar Cutrone untuk Menjadi Andalan Milan

Suso merayakan gol ke gawang Sampdoria bersama Patrick Cutrone dan Gonzalo Higuain.

Inggris, hetanews.com-AC Milan memiliki sejumlah pemain muda berbakat dalam skuatnya saat ini. Salah satunya adalah Patrick Cutrone.Cutrone tampil sebanyak empat kali di Liga Europa musim ini, dengan dua di antaranya datang dari bangku cadangan.

Dari situlah terangkum catatan empat gol untuknya. Di Liga Europa, hanya Munas Dabbur, striker RB Salzburg, dan Luka Jovic, striker Eintracht Frankfurt, yang punya catatan lebih baik darinya (5 gol).

Padahal, di musim lalu Cutrone hanya mencetak 6 gol dalam total 12 penampilannya di kompetisi kelas dua Eropa itu. Hal lainnya yang membuat catatan empat gol milik Cutrone di Liga Europa ini menjadi kian mengesankan adalah fakta bahwa dia hanya melancarkan lima tembakan.

Ketajaman Cutrone terakhir kali terlihat kala I Rossoneri menang 5-2 atas F91 Dudelange dalam matchday kelima Liga Europa yang digelar di Stadion San Siro, Jumat (30/11/2018) dini hari WIB. Memanfaatkan umpan Gonzalo Higuain, jebolan akademi Milan itu mencetak gol di kotak penalti pada menit ke-20.

Sebenarnya, Cutrone bisa mencetak dua gol pada laga ini ketika telah berjalan 66 menit. Dari pinggir lapangan, Hakan Calhanoglu melancarkan umpan lambung.

Cutrone kalah duel dengan Stelvio Cruz, tetapi upaya pemain Angola itu malah membuat bola masuk ke dalam gawangnya.Gol tersebut membuat skor menjadi imbang 2-2 bagi Milan. Karena setelah itu pesta gol Milan bermula, maka menjadi wajar jika kegagalan menyelesaikan peluang itu tak begitu diratapi Cutrone.

“Kami telah melakukan hal yang tepat dengan berpikir langkah-langkah tepat dan berjuang setelah kesialan menimpa kami,” ucap striker berusia 20 tahun itu.

Kegemilangan Cutrone ini mendapatkan perhatian dari pelatih Milan, Gennaro Gattuso. Sosok yang sempat memperkuat Milan sebagai pemain ini bilang Cutrone memiliki potensi menjadi striker hebat Milan di masa depan.

“Cutrone terus mencetak gol dan meningkatkan kemampuan teknisnya. Dengan hasrat untuk menjadi lebih baik, dia masih punya potensi untuk menjadi lebih hebat. Tidak ada yang meragukan potensinya, walau begitu dia masih perlu mengasah kemampuan teknisnya,” ucap sosok yang disapa Rino itu.

sumber: kumparan.com

Editor: sella.