HETANEWS

DPRD Medan: Koreksi Izin Usaha Stroom KTV, Bila Perlu Ditutup!

Asri Mulia Rambe (kiri) dan fasilitas di Stroom KTV Medan (kanan). (foto/dores)

Medan, hetanews.com - Dinas Pariwisata Kota Medan diminta menindaklanjuti penangkapan manager tempat hiburan malam (THM) Stroom KTV oleh Satresnarkoba Polrestabes Medan.

Anggota Komisi C DPRD Medan, Mulia Asri Rambe mengatakan, Dinas Pariwisata harus turun langsung ke THM Stroom yang terletak di Jalan Listrik, Medan untuk mengecek izin usahanya.

Baca juga: Manager Stroom dan 2 Pengedar Diringkus, 3 Butir Ekstasi dan Sabu Disita

"Kalau memang izinnya melenceng dari ketentuan ya harus ditindak dong. Kalau memang tempat hiburan malam itu menyambi atau sambil menjual obat-obatan terlarang dan narkoba, tentu pihak terkait mengoreksi kembali tentang izin usaha yang bersangkutan. Karena tidak dibenarkan menjual obat-obatan dan narkoba di tempat hiburan malam," ucap Mulia Asri Rambe.

Masih Mulia, dalam pemberitaan penangkapan tersebut, pihak kepolisian menyebut jika Ady merupakan manager Stroom KTV. Bahkan, Ady juga disebut sebagai bandar narkotika. Hal itu menunjukkan jika peredaran narkoba di Stroom KTV sudah berada di level manajemen.

Untuk itu, dirinya meminta pihak berwenang, baik Dinas Pariwisata Medan dan pihak kepolisian melakukan investigasi ke Stroom KTV. "Bila perlu diberikan sanksi terberat atau ditutup," tukasnya.

Baca juga: Managernya Ditangkap Kasus Narkoba, DPRD: Tutup Stroom KTV!

Diberitakan sebelumnya, Petugas Unit 1 Satresnarkoba Polrestabes Medan, berhasil meringkus bandar dan dua orang pengedar ekstasi dari tempat hiburan malam Stroom, di Jalan Listrik Medan dan Jalan Pancing Medan, Minggu (18/11/2018). Tersangka yang diamankan yakni, Ady (40) manager Stroom, Riki (30) dan Erwin (32), keduanya warga Jalan Wilem Iskandar Medan. 

Dari Riki dan Erwin yang ditangkap di Stroom KTV, ditemukan barang bukti 3 butir pil ekstasi dan setengah ons sabu. Dalam pengembangan, keduanya mengaku mendapat barang haram itu dari Ady yang langsung diringkus di kediamannya.

Penulis: dores. Editor: anto.