HETANEWS

Kemenangan United atas Young Boys Berutang pada Aksi De Gea

De Gea di laga Manchester United vs Young Boys

Inggris, hetanews.com - Kemenangan 1-0 Manchester United atas Young Boys tidak melulu tentang gol yang mulia Marouane Fellaini, tapi juga penyelamatan gemilang David de Gea.Fragmen ini muncul di menit 71

Kala itu, kedudukan masih 0-0. Selama 70 menit jalannya laga yang berlangsung di Old Trafford Stadium pada Rabu (28/11/2018) itu, United sudah membangun 15 upaya serangan, sementara Young Boys menggagas enam upaya tembakan.Angka yang dua digit itu tak lantas membuat United mematrikan keunggulan dengan cepat.

Wajar bila melihat jumlah tembakan mengarah gawangnya. Menilik statistik laga, United cuma mencatatkan dua tembakan tepat sasaran.

Jadi, tidak berlebihan jika mereka masih mandul meski waktu normal lagi menyisakan 19 menit lagi. Meneruskan bola dari kawannya, Ulisses Garcia melepaskan tendangan defleksi yang ternyata mengarah ke gawang dan tidak terbaca oleh tumpukan pemain United yang ada di area pertahanan Young Boys.

Seandainya refleks De Gea buruk sehingga ia terlambat menjatuhkan diri untuk menghalau bola, bukannya tidak mungkin tembakan itu akan berbuah gol keunggulan pertama bagi wakil Swiss ini.

Sempat terjadi perdebatan apakah sepakan itu benar-benar tidak gol atau gol, tapi mengacu pada rekaman goal line technology, bola belum melewati garis gawang saat De Gea menepis sepakan tadi. Maka, selamatlah United dari kebobolan. 

Di sepanjang pertandingan, jumlah aksi penyelamatan De Gea memang lebih sedikit ketimbang kiper Young Boys. Bila D.V Ballmoos menorehkan lima aksi penyelamatan, maka De Gea membukukan dua aksi penyelamatan.

Namun, bagi Mourinho, apa yang dilakukan oleh De Gea di depan gawang adalah perkara krusial. Di mata sang manajer, tanpa penyelamatan itu, tidak akan ada gol kemenangan untuk Setan Merah di Old Trafford.

Kalaupun Fellaini mencetak gol, maka besar kemungkinan gol itu hanya akan menjadi gol penyama kedudukan."Tanpa penyelamatan itu, tidak akan ada gol penentu kemenangan.

Ia adalah kiper kelas dunia. De Gea adalah penjaga gawang terbaik di dunia dan jika ambisi kami memang ingin menjadi klub besar dan tim juara, maka kami memang membutuhkan kiper kelas dunia," ucap Mourinho.

"Bukan cuma penjaga gawang, kami juga perlu pemain out field lain yang kelasnya tak sembarangan. Dan untuk kasus ini, kami sudah punya penjaga gawang kelas wahid dan saya tahu ia ingin bertahan di sini," ucap Mourinho.

Yang mengganjar De Gea dengan puja-puji bukan cuma Mourinho, tapi juga rekannya yang ikut berdiri di garis pertahanan, Luke Shaw. Katanya seperti ini, "Kami memang memiliki sejumlah peluang gemilang di depan gawang, mungkin empat atau tiga, tapi kami tetap membutuhkan aksi penyelamatan gilanya De Gea." 

Yang mesti dikhawatirkan oleh United, pembicaraan tentang penjaga gawang yang satu ini belakangan menyoal keinginannya untuk hengkang. Pada 5 Oktober 2018, The Telegraph melaporkan bahwa pihak United dan agen De Gea, Jorge Mendes, telah bertemu di London untuk membicarakan kontrak De Gea. Pertemuan itu berakhir sia-sia bagi United karena musyawarah kedua pihak belum menemukan mufakat.Hal ini menimbulkan kepanikan di tubuh The Red Devils.

Sebab, musim ini adalah musim terakhir De Gea di United. Memang, United punya opsi memperpanjang kontrak mantan kiper Atletico Madrid itu hingga 2019/20.

Namun, jika opsi itu diaktifkan, maka De Gea bisa dilepas secara gratis pada bursa transfer musim panas 2020. Di balik sikap penolakan itu, The Telegraph mengabarkan bahwa De Gea tengah meragu untuk bertahan karena kondisi klubnya yang tak kunjung membaik.

Bertolak belakang dengan rumor itu, Mourinho justru yakin bahwa pada dasarnya De Gea tidak ingin meninggalkan United. Toh, bersama United-lah De Gea mencicipi rasanya diganjar penghargaan Sarung Tangan Emas Premier League 2017/18.

"Saya tahu agennya merasa senang untuk melakukan apa pun yang De Gea inginkan. Saya juga paham bahwa manajemen menginginkan dia untuk menetap dan mereka sedang mengupayakan itu. Jadi, semoga cepat atau lambat ada keputusan baik yang bisa diambil," jelas Mourinho.

sumber: kumparan,com

Editor: sella.