HETANEWS

MUI Siantar Beri Saran ke Walikota Untuk Menghentikan Pembangunan Tugu di Lapangan Adam Malik

Foto : spanduk yang ditenteng oleh Gamis saat menggelar aksi damai, Jumat (23/11/2018).

Siantar Hetanews.com- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Siantar sebelumnya telah mengeluarkan surat perihal saran dan pendapat kepada Walikota Hefriansyah, atas pendirian tugu Raja Sang Naualuh Damanik di Lapangan Hj. Adam Malik. 

MUI Siantar menyurati Walikota pada 22 November 2018, melalului surat No: 029/DP-K-II-12/XI/2018 ditandatangi Dewan Pimpinan MUI, Ketua Umum H. MHD. Ali Lubis dan Sekretaris Umum, Ridwansyah Putra. 

Seperti yang dikutip dari surat tersebut, MUI Siantar telah membaca surat Walikota Siantar No: 600/5740/XI/2018 tertanggal 21 November 2018 perihal mohon pendapat kepada MUI.

Baca juga: Wali Kota Siantar Pindahkan Lokasi Tugu, Muncul Pro dan Kontra

Kemudian Surat Gabungan Masyarakat Islam (Gamis) No: 017/GAMIS/XI/2018 tertanggal 20 November 2018 tentang keberatan hal atas pembangunan tugu Sangnaualuh Damanik di Lapangan Hj. Adam Malik.

Dengan itu, Dewan Pimpinan MUI Kota Siantar telah melakukan rapat dalam pada Rabu, 21 November 2018 di kantor MUI Kota Siantar. 

Berdasarkan hasil rapat tersebut, MUI Kota Siantar menyampaikan saran dan pendapat agar pembangunan tugu Raja Sang Naualuh dihentikan dengan alasan:

Baca juga: GPS Dukung Pembangunan Tugu Sang Naualuh Di Lapangan Adam Malik

Tugu Raja Sang Naualuh sangat kecil manfaatnya dibanding mudrahatnya. Bahwa lapangan Hj. Adam Malik secara rutin digunakan oleh umat islam dalam menjalankan ibadah sholat Idul Fitri dan Idul Adha dan hari hari besar lainya.

Bahwa lapangan H. Adam Malik juga digunakan untuk hari hari besar agama non islam lainya untuk kepentingan umum. 

Berita sebelumnya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Siantar, H. M Ali Lubis meminta agar tempat pendirian tugu itu segera diselesaikan.

Baca juga: Wali Kota Pindahkan Lokasi Tugu Raja Sang Naualuh Setelah Ada Pemenang Tender

"Nanti itu kita serahkan saja Pemerintah Kota," kata Lubis ditemui usai perayaan hari toleransi internasional di lapangan Adam Malik, Rabu (21/11/2018) Siang.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Siantar ini menghimbau agar persoalan itu diselesaikan dengan baik. 

"Tentunya kita harapkan, semua saling enak. Yang menerima pun enak, yang keluarga dari Raja Sang Naualuh pun enak," kata dia menambahkan.

Penulis: gee. Editor: edo.