HETANEWS

Dinas PMPTSP Pastikan Pabrik Ulos UD Anugrah Tak Kantongi Izin Industri

Pabrik ulos buatan mesin, di Jalan AMD, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Kepala Perizinan Bidang (Kabid) Perizinan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Siantar, Mardiana, menyatakan izin usaha UD Anugrah Silalahi, tidak terdaftar.  

UD Anugrah Silalahi, di Jalan Sisingamangaraja, Kota Siantar, diketahui sebagai usaha dagang.

"Kalau UD berarti usaha dagang saja kan, namanya usaha dagang, ya jualan aja kan, ga boleh lah yang lain,"kata Mardiana, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/11/2018).

Mardiana mengatakan, pihaknya juga mengecek status UD Anugrah di dokumen perizinan. Namun tidak ditemui berkas UD Anugrah dalam usaha jual ulos.

UD Anugrah Silalahi, mengembangkan bisnis ulos dengan mendirikan pabrik ulos buatan mesin, di Jalan AMD, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba. 

Menurut Mardiana, bila bisnis usaha dengan modal di bawah Rp1 Milyar dengan tenaga kerja 1-19 orang termasuk dalam industri kecil. Oleh sebab itu, diperlukan izin industri dari PMPTSP, agar tertib aturan.

Baca juga: Izin Usaha Dipertanyakan, Pabrik Ulos asal Siantar Pekerjakan Warga Bandung

"Dari benang (bahan baku )menjadi kain, itu namanya sudah menjadi industri karena sudah menghasilkan atau berproduksi. berarti ini izin industrinya harus ada," jelas Mardiana.

Selain itu, kata Mardiana, ada lagi izin yang harus dilengkapi seperti IMB, izin lingkungan dan SPPL serta UKL/UPL

Berita sebelumnya, produksi ulos buatan mesin di Jalan ADM, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, disinyalir menjalankan aktivitas produksi tanpa izin usaha. Selain itu, produksi ulos mesin ini mendatangkan pekerja asal Bandung.

Pengusaha UD Anugrah Silalahi yang ditanyai mengenai legalitas usaha ulos miliknya mengklaim telah memiliki izin dari dinas terkait. 

"Izinnya sudah ada, hanya mengurus perpindahannya saja, cuma pihak RT dan kelurahan sudah mengetahui," kata Agus Silalahi, tanpa merinci izin usaha yang dimaksud. 

Penulis: gee. Editor: gun.