HETANEWS

Penantian yang Begitu Lama, Jalan Terisolasi Ini akan Diperbaiki Pemkab Karo

Kondisi jalan menuju Desa Cerumbu, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, yang akan diperbaiki oleh Pemkab Karo. (foto/charles)

Karo,hetanews.com- Setelah sekian lama menanti dan memperjuangkan agar akses jalan menuju Desa Cerumbu, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, diperbaiki.

Kini masyarakatnya boleh berlega hati dan gembira. Meskipun warga sempat menggelar aksi damai, di Halaman Kantor Bupati, Jumat (23/11/2018), lalu.

Pasalnya, Bupati Karo, Terkelin Brahmana, telah menginstruksikan kepada dinas terkait dan Camat Mardinding, agar segera meninjau ke lokasi.

“Jarak menuju desa Cerumbu dari ibukota Kecamatan Mardinding memang sangat jauh, butuh berjam-jam. Akses atau infrastrukturnya jalanpun sangat berat, sehingga harus menggunakan kendaraan khusus seperti hardtop gerdang dua,”ujar Camat Mardinding, Juspri Nadeak, Selasa (27/11/2018) saat menelusuri akses jalan menuju Desa Cerumbu, bersama rombongan.

Dikatakannya, hasil pertanianpun harus diangkut menggunakan hardtop. Untuk itu, menyikapi keluhan warga Desa Cerumbu agar akses jalan diperbaiki. Bupati Karo, langsung menginstrusikan ke dinas terkait dan dirinya agar mengeceknya langsung.

“Jika memungkinkan, anggaran daerah atau di APBD Karo nanti, akan disisihkan untuk perbaikan jalan. Karena selama ini, warga Desa Cerumbu terkesan terisolir,”ujar Nadeak, mengutip keluhan warga desanya.

Kondisi jalan menuju Desa Cerumbu, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, yang akan diperbaiki oleh Pemkab Karo. (foto/charles)

Camat Mardinding, beserta rombongan, seperti Kasi Peningkatan Prasarana Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Pemkab Karo, David Girsang, Staf Peningkatan Jalan Dinas PUPR, Samuel Peranginangin dan Kasi Perdagangan dan Permodalan Ekonomi Desa Honest Karo-Karo serta PLN Cabang Tigabinanga Kasim Ginting menyebutkan, jika perbaikan jalan Desa Cerumbu telah ditemukan solusi dan kesepakatan bersama dengan warga desa.

“Ada lima point, yakni warga Cerumbu bersedia bergotong royong mengerjakan pemasangan batu secara berkelompok, terjadwal dan dikoordinir oleh Kepala Desa tanpa upah. Yang kedua material berupa batu harus ada swadaya dari warga yang lahan pertaniannya ada bahan material tersebut. Diperkirakan membutuhkan 1.000 kubik untuk jalan sepanjang 1,5 Km lebar 3 meter,” ujar Nadeak.

Dan yang ketiga, sambungnya lagi, mobilisasi material dari sumber ke lokasi pekerjaan menggunakan kendaraan milik warga Cerumbu dan Kutapengkih tanpa biaya sewa. Sementara biaya bahan bakar, ditanggung pemerintah desa. Keempat, Dinas PUPR Karo bersedia menurunkan alat berat termasuk bahan bakar dan operatornya.

“Terakhir, terkait penerangan atau listriknya. PLN Cabang Tigabinanga telah menyatakan siap memasang jaringan listrik. Untuk selanjutnya, laporan akan kita sampaikan secara tertulis,”katanya.

Semoga dengan adanya progres dan kerjasama warga Cerumbu dengan Pemkab Karo, diharapkan dalam waktu dekat ini semua akan terealisasi karena sudah menjadi prioritas, tutupnya.

Penulis: charles. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.