HETANEWS

Izin Usaha Dipertanyakan, Pabrik Ulos asal Siantar Pekerjakan Warga Bandung

Produksi ulos mesin. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Produksi ulos buatan mesin, di Jalan ADM, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, disinyalir menjalankan aktivitas produksi tanpa izin usaha. Selain itu, produksi ulos mesin ini, mendatangkan belasan warga Bandung, sebagai pekerja.

Salah seorang pria yang ditemui di lokasi mengatakan, bisnis produksi ulos buatan mesin ini adalah milik UD Anugrah Silalahi. Semula adalah industri rumah tangga yang kemudian semakin memperlebar bisnis usaha, dengan menggunakan beberapa unit mesin tekstil hingga mempekerjakan warga asal Bandung.

"Satu unit mesin bisa menghasilkan paling sedikit 50 ulos, lain lagi selendang dan kain sarung. Kalau pekerja disini orang Bandung, karena orang itu lah yang tau mesin ini,"kata pria berambut ikal ini, ditemui di lokasi pabrik, Senin (26/11/2018).

Lanjutnya, gedung produksi ulos ini mulai beraktivitas sejak September 2018. Rencananya, pemilik akan memperlebar bisnis usaha hingga membangun unit produksi ulos ditempat yang sama, beritahunya. 

"Kalau tempat ini masih baru beroperasi, bulan sembilan pindah kesini. Kalau sebelumnya, tempatnya kan di Jalan Sisingamangaraja, depan Kantor Bea Cukai," ujarnya menambahkan.

Terpisah, pengusaha UD Anugrah Silalahi yang ditanyai mengenai legalitas usaha ulos miliknya mengklaim telah memiliki izin. 

"Izinnya sudah ada, hanya mengurus perpindahannya saja, cuma pihak RT dan kelurahan sudah mengetahui," kata Agus Silalahi, tanpa merinci izin usaha yang dimaksud. Apalagi, usaha yang dimiliki masih berstatus UD (Usaha Dagang) sementara di lapangan produksi ulos mesin.

Pernyataan yang disampaikan Agus, berbeda dengan Camat Siantar Martoba, Ari Sembiring. Melalui selulernya, Camat mengatakan, belum pernah mengetahui kalau di daerahnya ada produksi ulos mesin.

"Belum ada ah, saya tau ada gudang produksi ulos, ini baru saya tau. Nanti saya kroscek dulu kebenaran nya bang," ucapnya dari seberang telephone

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Kota Siantar, melalui Kabid Perizinan, Mardiana, memastikan bahwa UD Anugrah belum memiliki izin usaha atas produksi ulos. 

Penulis: gee. Editor: gun.