HETANEWS

Tender Di Lapangan Merdeka, Pengerjaan Proyek Tugu Di Lapangan Adam Malik

Lokasi pembangunan tugu Raja Sang Naualuh di Lapangan Adam Malik, Rabu 21 November 2018

Siantar Hetanews.com- Proyek pengerjaan konstruksi bangunan tugu Raja Sang Naualuh Damanik di Lapangan Adam Malik, kini masih dalam tahap pembangunan pelataran dan landasan. Meski ada pro dan kontra mengenai lokasi, pelaksanaan proyek dipastikan masih tetap berlanjut.

"Iya masih dikerjakanlah, kalau hari ini kan Minggu, Pekerjanya ada yang pulang kampung," kata pria bertubuh tinggi ditemui diseputaran lapangan Adam Malik, Minggu (25/11/2018).

Menurut dia, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Pemko Siantar dan Dinas PUPR yang menyatakan bahwa pembangunan tersebut dihentikan untuk sementara. 

"Kalau suratnya yang resmi gak ada. Tapi diminta aja supaya diberhentikan dulu, itu disampaikan lewat telephone," katanya.

Baca juga: Kata Zainal Purba, PT STTC yang Lakukan Pembatalan Pembangunan Tugu Raja Sangnaualuh

Salah seorang Praktisi Hukum yang dimintai pendapatnya mengenai kejanggalan pembangunan proyek ini berpendapat, surat yang diterbitkan Walikota Siantar tidak dapat menganulir kontrak awal yang telah disepekati antara Dinas PUPR dengan CV Askonas Konstruksi Utama sebagai pemenang tender.

"Surat Wali Kota Siantar itu kan dikeluarkan setelah ada kontrak kerja antara Dinas PUPR dengan Pemborong. Itu tidak boleh, mana bisa sebuah Surat Walikota melanggar kesepakatan yang sudah dibuat," kata Reinhard Sinaga.

Baca juga: Wali Kota Pindahkan Lokasi Tugu Raja Sang Naualuh Setelah Ada Pemenang Tender

Lebih lanjut Reinhard menerangkan, kontrak yang dibuat dapat diubah, apabila jauh hari sebelumnya surat Wali Kota tersebut dikeluarkan untuk memindahkan lokasi tugu. 

"Kalau suratnya pemindahan lokasi tugu dikeluarkan sebelum ada kontrak, itu bisa jadi alasan perubahan kontrak tersebut. Ini kan kontrak-nya sudah ada, kemudian Wali Kota keluarkan surat perpindahan, itu tidak boleh, pemborong juga bisa diperiksa ini," jelasnya. 

Diberita sebelumnya, Hefriansyah, melalui surat Wali Kota Siantar No: 600/5289/X/2018 tertanggal 29 Oktober 2018 sukses memindahkan lokasi yang telah disepakati di Lapangan Merdeka ke Lapangan Hj. Adam Malik.

Sementara jauh hari sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah melakukan pelelangan tender. Kemudian menandatangi kontrak dengan CV. Askonas Konstruksi Utama, sebagai pemenang tender. 

Melalui kontrak kemudian dikeluarkan surat perjanjian kerja konstruksi No: 00001/Kontrak/PML.PSPA.PT/1.03.0101/X/2018, tertanggal 19 Oktober 2018 dengan Anggaran APBD TA 2018 senilai Rp.1,8 Milyar.

Penulis: gee. Editor: edo.