HETANEWS

Ini Penjelasan Difi Sang Nuan Damanik Mengenai Lokasi Tugu Sang Naualuh di Lapangan Adam Malik

Difi Sang Nuan Damanik (kemeja biru) bersama Wali Kota dan perwakilan lembaga Adat Simalungun, pada kesepakatan pemilihan lokasi tugu Raja Sang Naualuh, pada 4 Juni 2018, lalu. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Melalui surat Wali Kota Siantar, Hefriansyah, No: 600/5289/X/2018 yang ditujukan kepada Ketua Yayasan Raja Sang Naualuh Damanik, tertanggal 29 Oktober 2018, akhirnya tempat pembangunan tugu Sang Naualuh Damanik, dipindahkan ke lapangan H Adam Malik.

Seperti yang dikutip Hetanews.com dari surat tersebut, Wali Kota merekomendasikan agar pembangunan tugu dapat diubah menjadi di lapangan H Adam Malik. 

Wali Kota dalam surat tersebut, menyampaikan beberapa hal alasan pergantian tempat yang semula, di Lapangan Merdeka, disudut, depan Bank BRI cabang Siantar. 

Salah satunya ialah fungsi lapangan Merdeka sesuai Perda No 18 Tahun 1989. Disebutkan melalui surat tersebut, Lapangan Merdeka itu adalah ruang terbuka hijau, sarana rekreasi, dan senam pagi. 

Kemudian, masih dikutip dalam surat Wali Kota, berdasarkan posisi patung yang ditempatkan di jalan utama, nantinya akan membagi konsentrasi pengemudi saat melihat patung.

Ketua Umum Yayasan Raja Sang Naualuh Damanik, Difi Sang Nuan Damanik, diwawancarai Hetanews.com saat peletakan batu pertama, pada 10 November 2018, lalu, di Lapangan Adam Malik, mengatakan, pemindahan tempat tersebut merupakan permintaan Wali Kota.

"Bapak Wali Kota ngusulin, gimana kalau dipindahin kesini (lapangan Adam Malik) di sini kan luas, ga ada pohonnya, kita sih setuju. Lokasinya kan masih strategis, tempat ini juga salah satu rekomendasi," kata Cicit dari Raja Sang Naualuh Damanik ini.

Difi Sang Nuan Damanik menambahkan, saat tugu Raja Sang Naualuh berdiri di Lapangan Adam Malik, akan ada rekayasa lalu lintas, agar kendaraan bermotor, di jalan Merdeka dapat mengarah ke patung Raja Sang Naualuh.

Baca juga: Wali Kota Pindahkan Tempat Tugu Sang Naualuh ke Lapangan Adam Malik

"Kita melihat tempat (lapangan Adam Malik) ini lebih strategis, kalau dari sana nanti (Jalan Merdeka) akan ada rekayasa lalu lintas kalau ini sudah jadi. Lebih baguskan, jadi kelihatan langsung patungnya," kata Difi, seraya menghunjuk ke arah Jalan Merdeka.

Sebelumnya, Ketua DPRD Siantar, Marulitua Hutapea, meminta pembangunan pondasi monumen Raja Sang Naualuh Damanik, di Adam Malik segera diberhentikan, sebelum ada lokasi yang tepat.

Hal itu disampaikannya, setelah menerima aspirasi dari kelompok masyarakat yang menolak pendirian tugu, ditempatkan di Lapangan H Adam Malik. 

Penulis: gee. Editor: gun.