HETANEWS

Ricuh Sesama Pedagang Pasar Pangururan, Bapenda Samosir Bilang Begini

Kabid Perdagangan, Lasvayer Sipayung meminta para pedagang tidak terlibat keributan dengan sesama pedagang di Pasar Pangururan. (foto/stm)

Samosir, hetanews.com - Sejumlah pedangan di Pasar Pangururan, pasar percontohan rakyat yang berada di Onanbaru protes. Pasalnya, mereka bakal diungsikan untuk sementara waktu menunggu selesainya pajak modern yang lagi dibangun dekat tepi pantai Danau Toba.

Pantauan hetanews.com, Senin (19/11/2018), protes itu disampaikan 36 pedagang asal Sidikalang, Humbang Hasundutan, Sigalingging dan Karo.

Lisma Br. Sinaga saat berdebat dengan sesama pedagang lokal di Pasar Pangururan, Samosir. (foto/stm)

Lisma boru Sinaga, pedagang asal Sidikalang mengaku keberatan atas pembagian lapak kios di pasar tersebut. "Kenapa kami dibeda-bedakan dengan yang lain? Saya berharap kepada pemerintah janganlah kami dibedakan gara-gara kami jualan hanya sifatnya membagi barang saja hingga kami tidak dapat lapak di sini. Kami siap mengecer dagangan kami setiap hari kalau begini jadinya," seru Boru Sinaga. 

Padahal, lanjutnya, sebelum direnovasi, 12 Juni lalu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samosir, Hot Raja Sitanggang hanya meminta mereka pindah ke terminal dan setelah renovasi pasar selesai dapat kembali ke lapaknya semula.

"Kami ingin kembali berjualan di tempat kami semula dan tidak akan mundur apapun yang terjadi. Kami juga membayar retribusi sebesar Rp15 ribu setiap minggunya sebelum pasar ini direnovasi. Jika begini peraturannya kami siap membeli, ini malah tempat kami menjadi milik orang lain dan kami dibola-bola," tukasnya. 

Hal itu diamini Hot Raja Sitanggang saat dikonfirmasi hetanews.com. Menurutnya sebanyak 200 los di pasar yang telah direnovasi itu telah dibagikan kepada para pedagang agar menempati lapaknya yang semula. Hanya saja, ia meminta agar para pedagang dari luar Samosir tidak mengecer dagangannya. 

"Kalau mau membagi silahkan saja, biarlah kita berbagi rezeki dengan pedagang yang mengecer. Jika anda melakukan hal sama kepada pengecer pasti pengecer yang lain akan stagnan (jalan di tempat). Maka otomatis perputaran ekonomi itu tidak akan berjalan dengan baik. Maka dari itu, jika anda hanya sebatas membagi barang kepada pengecer lakukan, mari kita saling kerjasama yang baik dengan para pengecer yang sudah ada sebelumnya," tegas Sitanggang.

Penulis: stm. Editor: anto.