HETANEWS

Dua Kurir Sabu Minta Banding Usai Divonis 7 Tahun

Romi Rain dan Khalid, disidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun,hetanews.com- Dua kurir sabu, Romi Rain (32) dan Khalid Anasrullah alias Khalid (34), masing masing-masing dijatuhi 7 tahun penjara, denda Rp.1 miliar, subsider 3 bulan penjara.

Vonis tersebut diucapkan ketua majelis hakim, Roziyanti, didampingi dua hakim anggota, di PN Simalungun, Senin (19/11/2018).

Atas vonis tersebut, kedua warga Timbang Galung Siantar ini, menyatakan banding. "Banding yang mulia,"kata terdakwa menanggapi vonis tersebut.

Sebelumnya, jaksa Doniel Ferdinan, menuntut pidana penjara selama 8 tahun dan denda yang sama dengan putusan hakim. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 114 (1) Jo pasal 132 (1) UU RI NO.35/2009 tentang narkotika.

Penangkapan terdakwa, merupakan pengembangan kasus atas nama terdakwa, Sumardi Sihombing. Warga jalan Kisaran II, Kampung Kristen, Kecamatan Siantar Selatan ini, ditangkap di depan RM Cindelaras, jalan Asahan, pada Kamis, 13 April 2018, sekitar pukul 21.30 WIB oleh Satnarkoba Polres Simalungun. Sumardi diamankan bersama barang bukti sabu. 

Malam itu, terdakwa dibonceng Budi (DPO) yang berhasil melarikan diri. Sumardi mengaku sabu yang ada padanya diperoleh dari Romi Rain (32), dan langsung menangkap Romi, di rumahnya, di Kelurahan Timbang Galung Siantar.

Romi membenarkan ada memberi sepaket sabu kepada Sumardi, dan sabu itu diperoleh dari Khalid Anasrullah alias Khalid, yang juga ditangkap di rumahnya, di jalan Menambon Siantar.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.