HETANEWS

Pengangkatan Mahdi Al Haris Disikapi LBH BaraJP Simalungun ke Poldasu

Pengangkatan Mahdi Al Haris, sebagi General Manager Distrik II PTPN IV oleh Dirut, Siwi Peni disoal LBH BaraJP Kabupaten Simalungun.

Simalungun,hetanews.com-  Pengangkatan Mahdi Al Haris, sebagi General Manager Distrik II PTPN IV oleh Dirut, Siwi Peni yang diduga telah menyalahi dan melanggar aturan, ditindak lanjuti oleh Ketua LBH BaraJP Kabupaten Simalungun, M Sinaga dengan melaporkannya kepada pihak Poldasu sesuai dengan surat laporan No.20/LBH-BaraJP/Kab.Simalungun/IV/2018 .

Dalam surat laporan itu, ada 2 poin yitu: 1. Pengangkatan GM Distrik II diduga tidak melalui assessment. Dimana assessment adalah sebuah syarat yang mesti dilalui dalam tahapan menempati sebuah posisi atau jabatan . 2. Golongan Mahdi Al Haris masih Golongan 4A, sedangakan ketentuannya adalah paling rendah golongan 4C. Sehingga jelas sudah menyalahi aturan dan ketentuan.

PTPN IV adalah sebuah perusahaan pemerintah yang mestinya tunduk dan patuh terhadap peraturan pemerintah, lain halnya bila PTPN IV sudah dimiliki secara perorangan oleh Siwi Peni sendiri.

Hari ini, Senin (19/11/2018), pihak LBH BaraJP Kabupaten Simalungun kembali melayangkan surat laporan yang  kedua  dengan nomor laporan 21/LBH BaraJP/Kab.Simalungun/IV/2018. Dan dalam laporan ini, ada 2 poin yang menjadi tambahan dari laporan terdahulu ,yaitu: 1. Dugaan pemanenan buah muda yang dilakukan Mahdi Al Haris saat menduduki jabatan sebagai manager unit kebun Mayang PTPN IV sebelum diangkat menjadi GM Distrik 2, yang berakibat hari ini turunnya hasil panen dan rendahnya randemen. Hal ini sesuai dengan hasil investigasi dilapangan oleh tim LBH BaraJP Kabupaten Simalungun. Poin kedua, yaitu adanya dugaan penyalahgunaan uang koperasi sebesar Rp.300.000.000,- yang diambil dari uang koperasi Kebun Unit Bah Birung Ulu, pada saat Mahdi Al Haris menjabat sebagai manager di unit tersebut yang infonya digunakan untuk membayar pihak vendor, demi kelancaran buah. Jelas sebuah pelanggaran, dimana uang koperasi tidak diperuntukkan untuk hal-hal di luar yang menjadi tanggung jawab koperasi, kata Ketua LBH BaraJP Kabupaten Simalungun, M Sinaga. 

“Mahdi Al Haris yang tidak melalui assessment, golongan tidak memenuhi syarat dan minus prestasi sepantasnya dievaluasi , namun Siwi Peni sebagai dirut tutup mata akan hal ini. Akibat ini, semua akan menimbulkan preseden buruk terhadap perusahaan itu. Artinya tak perlu prestasi dan tak perlu mesti memenuhi syarat, bisa mendapat promosi jabatan, “ujarnya . 

Kita sangat mengharapkan langkah konkrti dari pihak Poldasu, sebagai tindak lanjut atas laporan ini, katanya lagi.  

“Apakah seperti rumor yang kita dengar, diduga bahwa Kapoldasu punya hubungan baik dengan dirut PTPN IV, makanya laporan ini terkesan tidak digubris? Tanya ketua LBH BaraJP kepada eartawan. 

“Apalagi kemarin adanya perlombaan kapal  motor piala Kapoldasu di Danau Toba dan pada spanduknya kita lihat ada foto Kapoldasu di pojok kiri dan foto Dirut PTPN IV di pojok kanan, sehingga menguatkan kebenaran rumor yang kita dengar,”ujarnya curiga. 

Dalam waktu dekat akan kita surati pihak Poldasu untuk meminta SP2HP atas laporan ini dan bila dirasa perlu akan kita lanjutkan ke Kapolri, Bareskrim dan Kompolnas, tutup Sinaga dalam wawancara tersebut.

Penulis: tim. Editor: gun.