HETANEWS

Hasil Otopsi Jasad Dedi: Tusukan Dada Kiri Hingga ke Jantung dan Paru

Jasad Dedi di rusbang kamar mayat RSUD Djasamen Saragih. (fb)

Siantar, hetanews.com -  Jasad Dedi Wahyono disemayamkan di rumah duka di Jalan Pematang Gg Pulau Merana, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Timur, Rabu (14/11).

Dedi tewas ditikam Abdul Ghafur menggunakan pisau belati. Tikaman itu tepat dibagian dada kiri korban.

Kepala Forensik RSUD Djasamen Saragih, dr Reinhard JD Hutahean mengatakan, hasil otopsi menyimpulkan korban tewas akibat tusukan benda tajam. Tusukan itu sebanyak 1 kali di bagian dada.

“Tusukan di dada sebelah kiri hingga mengenai bagian jantung dan paru-paru. Hanya ada satu tusukan,” ujar Reinhard kepada hetanews.com.

Baca juga: Pembunuhan di Jalan Vihara, Istri korban: Dia Membunuh Bapak Anak-anakku

Baca juga: Sebelum Tewas Ditikam, Dedi Tantang Gapur Begini

Baca juga: Sebelum Membunuh, Abdul Ghafur Sempat Menyantap Makanan di Depan Rumah

Reinhard menambahkan, hujaman benda tajam mengakibatkan korban mengeluarkan darah cukup banyak.

“Ada dua liter lebih (darah yang keluar),” ujarnya yang dihubungi melalui seluler.

Polisi masih mengejar pelaku pembunuhan terhadap pedagang rujak tersebut. Peristiwa pembunuhan ini terjadi di JalanVihara, Kecamatan yang sama, sekira pukul 09.00 wib.

Jasad korban telah disemayamkan di rumah duka untuk dimakamkan besok.

Penulis: bt. Editor: bt.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.