HETANEWS

Bupati Sergai: Arah Kebijakan Pembangunan Tahun 2019 Difokuskan Pengembangan Produk Unggulan Daerah

Wabup Sergai, Darma Wijaya saat menyerahkan berkas nota APBD dan RPJMD kepada Ketua DPRD Sergai. (foto/sutrisno)

Sergai,hetanews.com- Sidang paripurna DPRD kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tahun 2018 yang mengagendakan penyampaian Nota Pengantar Ranperda Tentang APBD T.A 2019 dan RPJMD Tahun 2016-2021, dibuka Ketua DPRD, H Sahlan Siregar, didampingi Wakil Ketua dan para anggota DPRD, di Gedung Rapat Paripurna DPRD Sergai, di Sei Rampah, Rabu (14/11/2018) siang tadi.

Bupati Sergai, Soekirman melalui Wabup, H  Darma Wijaya, mengatakan, arah kebijakan pembangunan Tahun 2019, sesuai dengan RPJMD Sergai, Tahun 2016-2021, difokuskan pada pengembangan produk unggulan daerah, baik dalam hal inovasi dan promosi, peningkatan potensi Sumber Daya Alam (SDA), diantaranya pariwisata dan pengoptimalan pengembangan pembangkit listrik dari energi terbarukan, guna menunjang keberlanjutan stabilitas perekonomian Sergai.

Sementara tentang R-APBD, bahwa dengan adanya beberapa kebijakan pemerintah, yaitu kenaikan gaji PNS sebesar 5% ,TMT 1 Januari 2019, penerimaan CPNS sebanyak 310 orang, kenaikan jaminan kematian untuk PNS dari 0,32% menjadi 0,72%, amanat Permendagri Nomor 38 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2018 poin V, bahwa untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pemilu, Pemda dapat mengalokasikan belanja tidak terduga. Surat edaran Mendagri nomor 971-7791 tahun 2018 tentang juknis penganggaran dan pelaksanaan serta pertanggungjawaban dana BOS satuan pendidikan dasar negeri, penyesuaian penerimaan dana bagi hasil pajak dari provinsi sesuai hasil rapat dengan BPK Provinsi Sumut, penyesuaian dana yang bersumber dari APBN, penyesuaian target PAD serta penambahan program dan kegiatan prioritas SKPD yang belum teralokasi pada PPAS TA 2019. Maka rancangan APBD TA 2019 telah disesuaikan dengan kebijakan tersebut, ujarnya membaca pidato Bupati.

Untuk pendapatan daerah dalam R-APBD TA 2019, ditergetkan sebesar Rp. 1.570.104.307.000,- dari dana tersebut penerimaan dari PAD sebesar Rp. 126.023.379.000,- dan sumber dana perimbangan sebesar Rp. 1. 122.933.426.000,- serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 321.147.502.000,-

Sedangkan untuk belanja daerah dalam R-APBD dan belanja daerah TA 2019 dialokasikan sebesar Rp. 1.570.104.307.000,- yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp. 887.081.973.587,50,- atau sekitar 56,50%  dari total belanja. Belanja langsung sebesar Rp. 683.022.333.412,50,- atau 43,50%. Sedangkan kebijakan pengeluaran pembiayaan pada TA 2019 pengeluaran pembiayaan daerah tidak dapat dialokasikan.

Sedangkan untuk menjamin konsistensi perubahan RPJMD Kabupaten Sergai Tahun 2016-2021 dengan dokumen perencanaan pemerintah atasan, maka telah dilakukan penyelarasan dengan rancangan teknokratik RPJM Nasional 2020-2024 dan rancangan awal RPJMD Provinsi Sumut 2018-2023, jelas Wabup.

Penulis: sutrisno. Editor: gun.