HETANEWS

Ini Sejarah Berdirinya CUM Sejahtera HKBP Immanuel Dumai

Suasana ibadah acara ulang tahun CUM Sejahtera HKBP Immanuel Dumai ke – 10.

Dumai,hetanews.com- Berdirinya CUM Sejahtera HKBP Immanuel Dumai, berawal dari percakapan para parhalado di rumah St. R.Marbun pada tanggal 25 Mei 2008 yang kemudian dibawa menjadi topik pembicaraan di Rapat Parhalado, yang kemudian disahkan di Rapat Huria.

Awalnya, CUM Sejahtera ini hanya beranggotakan 21 orang saja dengan dana awal Rp. 3.130.000,-. Saat itu Pendeta HKBP Ressort Immanuel Dumai, Pdt Pantun Silitonga, sangat mendukung program ini, sehingga jemaat pun ikut serta mendukung dan mengapresiasi program ini, yang kini telah berkembang dengan baik. CUM Sejahtera yang bermottokan Maju, Bertumbuh, dan Berkembang Bersama ini, kini telah beranggotakan 1802 orang anggota aktif, 426 orang anggota pasif, dan dana CUM Sejahtera telah mencapai  Rp7,42 Millyar.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung tanggal 16 Oktober 2018 telah memutuskan beberapa program terobosan baru untuk pengembangan pelayanan diantaranya, diadakannya dana duka untuk anggota CUM Sejahtera sebesar Rp. 3.500.000,-, mengembangkan dana resiko dengan kaplingan tanah untuk menjamin masa depan CUM tersebut, serta pengadaan beasiswa untuk anak – anak yang berprestasi.

Acara ulang tahun CUM Sejahtera HKBP Immanuel Dumai ke – 10 ini diawali dengan ibadah yang dilayani Pdt. Oswin Silalahi, S.Th (Pengkhotbah), Biv. Tetty R. Manalu (Liturgist), dan Pdt. Henri Gultom, S.Th (Pendoa Syafaat).

Pdt. Oswin Silalahi, S.Th menjelaskan firman dari 2 Korintus 8: 15 “Orang yang mengumpulkan banyak tidak kelebihan, dan orang yang mengumpulkan sedikit tidak kekurangan”. Siapapun di dunia ini tidak ada yang di dalam hidupnya hanya mengumpulkan harta saja. Tetapi siapapun kita pasti berharap banyak harta. Ternyata di dalam kehidupan ini, tidak semua manusia memperoleh kesempatan untuk memperoleh itu. Untuk menyikapi tentang harta itu pun, manusia itu berbeda – beda. Terkadang yang terjadi, yang mengumpulkan banyak masih kekurangan dan yang mengumpulkan sedikit lebih berkekurangan.

Dua jemaat yaitu di Korintus dan di Makedonia memiliki perbedaan yang sangat jauh. Jemaat Makedonia, adalah jemaat yang takut akan Tuhan. Tetapi secara finansial, mereka kekurangan, namun mereka mau berbagi walaupun tidak memiliki banyak harta. Mereka mau berbagi kepada saudaranya dan orang lain, hampir hidup di dalam kemiskinan tetapi kaya dalam kasih sebagaimana yang dikatakan Tuhan.

Sebaliknya, jemaat Korintus adalah jemaat yang kaya, yang berusaha mengumpulkan harta sebanyak – banyaknya, tetapi sayangnya mereka sangat pelit dan kikir, yang tidak mau memberikan bantuan kepada saudaranya. Jiwa mereka kosong dan haus karena selalu berupaya untuk mengumpulkan harta saja. Paulus mengatakan kepada jemaat di Korintus, bahwa hidup sebagai jemaat Tuhan bukan persoalan banyaknya harta tetapi bagaimana kita berbagi kepada orang lain.

Baca juga: Ulang Tahun Ke 10 CUM Sejahtera HKBP Immanuel Dumai, Ephorus HKBP: Pelihara Kepercayaan

10 Tahun CUM ini berdiri dengan tujuan untuk mensejahterakan jemaat. Mengumpulkan dan menyimpan dalam CUM itu adalah usaha pribadi, berbeda dengan jemaat Korintus. Persoalan mengumpulkan banyak berbeda dengan persoalan yang terjadi di Korintus. Kondisi kita, semakin banyak yang kita kumpulkan maka semakin besar peluang kita untuk membantu orang lain – meningkatkan ekonomi banyak orang, kata Pdt. Oswin Silalahi.

Ini adalah kesempatan kita untuk memberikan uluran tangan kasih kepada orang lain. Yang mengumpulkan banyak, adalah upaya dalam rangka untuk berbagi, dan yang mengumpulkan sedikit bukan berarti tidak perduli kepada orang lain, tetapi kesempatan itu merupakan tahap demi tahap yang harus kita lalui.

Dengan ucapan syukur hari ini, seperti tahun lalu ulang tahun ke – 9, ada pembagian deviden sehingga pulang pun dengan senyuman dan ada banyak hadiah. Lalu hari ini kita akan berbagi, “berbagi”adalah kata kunci. CUM Sejahtera ini mau berbagi dengan kita dan kita berbagi dengan orang lain. senyuman dan sukacita kita akan berbuah dengan berbagi kepada orang lain. CUM Sejahtera, merupakan salah satu kesaksian jemaat dan pelayan HKBP beserta seluruh anggoa CUM ini di tengah – tengah jemaat dan masyarakat, tambah Pdt. Oswin Silalahi.

Penulis: tim. Editor: gun.