Mon 17 Dec 2018

Sebelum Membunuh, Abdul Ghafur Sempat Menyantap Makanan di Depan Rumah

Gapur, pelaku pembunuhan di Jalan Vihara, Pematangsiantar, Rabu (14/11/2018). (foto/hza)

Siantar,hetanews.com- Dedi Wahyono (38), warga Jalan Pematang, Kecamatan Siantar Selatan, tepatnya di belakang Vihara yang saban harinya berdagang rujak keliling, tewas ditikam, Rabu (14/11//2018),  pukul 09.00 WIB.

Tewasnya pedagang rujak itu, setelah ditikam oleh temannya, Abdul Ghafur (37) dengan menggunakan pisau.

Warga setempat, Henri Hutapea, mengatakan, Dedi Wahyono datang ke lokasi kejadian dengan mengendarai Honda Revo untuk menjemput temannya, seorang wanita, boru Nainggolan.

"Pas datang si Dedinya, si Abdul Ghafur lagi makan di depan rumahnya. Dengar-dengar, si Abdul Ghafur gak suka dilihat si Dedi, pas lagi makan. Ribut la orang itu, sempat jugak tadi berantam," kata Henri.

"Ributnya mungkin, ada bahasa - bahasa kasar lah. Nggak tahu pastinya gara - gara apa. Piring si Abdul Ghafur, sempat dilempar ke Dedi," beber Henri.

Baca juga: Anggotanya Dibunuh, Ini Reaksi Ketua PAC PP Siantar Selatan

Pasca keduanya adu jotos dan dilerai oleh warga, Abdul Ghafur masuk ke rumah dan setelah keluar, tiba - tiba megang pisau, langsung menusukkan ke dada Dedi, satu kali kesebelah kiri.

"Kurang tahu apa motif perkelahian mereka. Selama ini berteman mereka. Kalau dendam tidak enggak tahu,"ujar Henri.

Sementara itu, Suriadi yang mana rumahnya berada persis di lokasi kejadian, mengatakan, kalau dirinya tidak tahu pasti kejadiannya.

"Si Dedi datang kerumah ku sudah berdarah. Sempat kami tolong ke rumah sakit pakai beko sorong," ujarnya.

Lanjut Suriadi, warga sempat mengejar Abdul Ghafur. Hanya saja tidak berhasil ditangkap.

Penulis: hza. Editor: gun.