Medan, hetanews.com - Sugiono (35), warga Jalan Kasuari, Kecamatan Medan Sunggal 'mandi darah' diamuk massa. Pasalnya, pengangguran ini dipergoki mencuri sepeda motor Yamaha Mio Soul GT warna hitam liris kuning BK 4055 ADO di Jalan HM Jhoni, depan toko Pida Ponsel, Kecamatan Medan Area, Selasa (13/11/2018) sekitar pukul 01.00 WIB.

Informasi diimpun di kepolisian, Rabu (14/11/2018) menyebutkan, malam itu korban Syahrial (36), warga Jalan AR. Hakim Gang Kolam, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area tengah berjaga malam di toko Pida Ponsel sembari menonton televisi. Tak lama, korban tertidur.

Saat bersamaan, pelaku Sugiono bersama temanya datang dengan menunggangi sepeda motor. Kedua pelaku lalu menghampiri sepeda motor korban terparkir di sampingnya. Melihat korban tertidur, pelaku Sugiono turun dari dan memperetili sepeda motor korban dengan kunci T.

Sayangnya, aksi yang dilakukan pelaku terdengar korban. Korban pun meneriakinya maling. Ketika pelaku hendak kabur, warga telah mengepungnya. Sugiono menjadi bulan-bulanan warga. Wajahnya bersimbah darah. Sedangkan temannya berhadil melarikan diri. Tak lama, polisi datang ke lokasi.

"Beruntung kejadian ini cepat diketahui, jika tidak, mungkin kretaku sudah hilang. Sewaktu aku tertidur, aku tersentak mendengar langkah kaki di samping kretaku. Begitu kreta dipereteli pelaku, aku langsung bangkit dan mendekatinya. Ia pun kabur, lalu kuteriaki maling," ujar security ponsel ini.

Kapolsek Medan Area, Kompol Kristian Sianturi ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya mengamankan seorang pelaku 363 berikut barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul GT BK 4055 ADO milik korban dan satu set kunci T yang digunakan tersangka mencongkel kreta korban.

"Akibat perbuatannya, tersangka Sugiono terpaksa berurusan dengan hukum. Guna pengusutan lebih lanjut, tersangka mendekam dalam tahanan. Sedangkan korban man secara resmi telah membuat laporan pengaduan dengan nomor: LP/794/K/XI/2018/SPK Sektor Medan Area," pungkas Kristian.