HETANEWS

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa UGM Diselidiki Polda DIY

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto.

jakarta, hetanews.com - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap mahasiswi UGM oleh rekannya saat KKN di Pulau Seram, Maluku, telah menjadi perhatian publik. Polda DIY pun saat ini telah melakukan penyelidikan kasus tersebut. Penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan informasi (LI).

“Jadi gini Polda (DIY) sudah melakukan penyelidikan. Dasar penyelidikan apa? Saat ini bukan dasarnya laporan polisi tapi dasarnya laporan informasi,” jelas Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto kepada wartawan di Mako Brimob Gondowulung, Yogyakarta, Rabu (14/11).

Yuliyanto menjelaskan LI ini merupakan produk kepolisian yang ditulis untuk melaporkan sebuah peristiwa. Sumber informasi dari peristiwa tersebut ada berbagai macam mulai informasi dari media massa hingga media sosial.

Gerakan #kitaAgni di Fisipol UGM
Gerakan #kitaAgni di Fisipol UGM

“Peristiwa itu tentu ada sumber informasi dan sumber informasi dari media dari media sosial dirangkumlah menjadi laporan informasi,” tegasnya.

Berdasarkan laporan informasi tersebut polisi bergerak melakukan penyelidikan yang kemudan laporan hasil penyelidikan (LHP) akan dikirim ke Polda Maluku yang letempatan perkara.

“Nanti di sana apakah mau diproses atau seperti apa ditingkatkan penyidikan itu tergantung sana. Kita sudah melakukan penyelidikan bukan penyidikan. Karena penyidikan harus ada LP-nya (Laporan Polisi). Kalau penyelidikan pakai laporan informasi (LI),” tegasnya.

Sejauh ini, Polda DIY belum melakukan pemanggilan terhadap UGM. Pemanggilan sendiri harus berdasarkan LP sedangkan berdasarkan LI tidak bisa melakukan pemanggilan

“Penyelidikan sebatas kita mecarI informasi,” pungkasnya.

Kekerasan seksual yang menimpa mahasiswi UGM terjadi di lokasi KKN di Pulau Seram pada tahun 2017. Kasus ini mencuat saat jurnal mahasiswa UGM Balairung menurunkan laporan utama berjudul 'Nalar Pincang UGM atas Kasus Perkosaan' pada awal November 2018.

sumber: kumparan.com

Editor: sella.