HETANEWS

Bentrok di Pancurbatu, Ketua DPD IPK Medan: Kita Tidak Seperti Itu

DPD IPK Kota Medan saat konfrensi pers, di Kantor DPD IPK Medan, Jalan Burjamhal B-31, Medan Petisah, Senin (12/11/2018) sore. (foto/adr)

Medan,hetanews.com- Pasca bentrok berdarah antara sekelompok pemuda, berpakaian SPSI dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK), di Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (10/11/2018) siang, lalu.

DPD IPK Kota Medan yang diketuai  Tomas Purba dan sekretarisnya, Brando Z Simanjuntak, didampingi LBH IPK  Medan, Romi Tampubolon dan Putra J Limbong, langsung angkat bicara.

Dalam konfrensi pers yang berlangsung di Kantor DPD IPK  Medan, Jalan Burjamhal B-31, Medan Petisah, Senin (12/11/2018) sore, Brando mengatakan, terkait tudingan masyarakat yang menyebutkan, jika bentrokan kemarin karena dimulai oleh kader IPK yang melakukan pelemparan batu ke arah warung milik Jonatan Bangun adalah tidak benar.

"Kita mau meluruskan tudingan itu. Yang terjadi adalah, kader IPK yang dipimpin Yustin Surbakti, sebenarnya sedang mengumpulkan massa (kader IPK) di Pancurbatu. Kemudian rencananya setelah massa berkumpul, mereka langsung bergerak ke acara pelantikan pimpinan ranting IPK di Desa Tanjunggusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Tapi, tiba-tiba malah terjadi penyerangan itu," ungkap Brando, diamini Sekjen PAC IPK Pancurbatu, Dayon Nasution.

Senada, LBH IPK Kota Medan, Romi Tampubolon dan Putra J Limbong menegaskan, kader IPK akan melakukan aksi damai jika laporan mereka ke Polrestabes Medan, tak diproses atau tak ditanggapi.

"Harapan kita kepada kepolisian agar menangkap pelakunya secepatnya. Jangan tebang pilih. Segera proses laporan kita. Karena kita tidak mau kejadian ini semakin meluas dan menambah korban. Kita sepakat dengan Pak Kapolda, Sumut kondusif dalam pesta demokrasi dan Pilpres 2019. Kita berharap agar Pak Kapolda mengintruksikan Pak Kapolres segera menangkap pelaku penyerangan yang masih berkeliaran," kata Romi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur LBH IPK Kota Medan ini, juga sangat menyesalkan tindakan Polsek Pancurbatu seringnya pelaku tindakan kekerasaan yang meresahkan masyarakat, khususnya Pancurbatu. Dimana adanya pelemparan rumah dan teror terhadap warga, namun laporan yang dibuat warga tidak dilanjutin.

"Ada apa dengan Polsek Pancurbatu? Untuk itu kami sangat berharap kepada Kapolrestabes agar memberikan atensi khusus kepada Kapolsek Pancurbatu agar tercipta kenyamanan dan memberikan situasi yang kondusif  bagi masyarakat Pancurbatu dan sekitarnya," harapnya.

Sementara itu, Ketua DPD IPK Kota Medan, Tomas Purba, mengatakan, sangat mengecam dan mengutuk kejadian penyerangan di Pancurbatu, sehingga melukai kader mereka Yustin Surbakti alias Pio Surbakti.

"Kami sangat mengecam penyerangan itu. Apa sebenarnya motif di balik penyerangan itu. Apa memang sengaja ditimbulkan agar terjadi perpecahan. Kami (IPK) tidak mau seperti itu. untuk itu minta kepada Pak Kapolrestabes mendukung hal itu dengan memproses laporan kita," ujar Tomas purba.

Kemudian, sambung Tomas kepada Satgas, Satma, Satpel dan LBH IPK Kota Medan serta LBH IPK Provinsi Sumut agar bersama-sama mengawal kasus ini. "Mari kita mengawal kasus ini sampai benar-benar selesai dan para pelaku ditangkap dan diadili," tandas Tomas Purba.

Hal yang sama juga diucapkan, Samsul Tarigan sebagai Ketua DPD IPK Binjai dan Gembira Ginting sebagai Ketua DPD Tanah Karo siap membantu pihak kepolisian dalam hal ini memberikan informasi mengenai pelaku penyerangan yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Seluruh kader kita yang ada di Kabupaten dan Kota siap membantu pihak kepolisian memberikan informasi untuk meringkus para DPO itu. Kemudian saya imbau juga kepada para kader agar merapatkan barisan serta waspada. Jangan mau terprovokasi dengan berita-berita hoaks. Mari kita ajak masyarakat sama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Karena sebentar lagi kita akan menghadapi pesta demokrasi dan pemilihan presiden tahun 2019," tegas keduanya.

Sementara, imbauan dari Ketua DPD IPK Provinsi Sumut,  Basirun agar seluruh kader IPK tetap mengawal proses hukum terhadap kader IPK sampai selesai dan diadili di pengadilan.

Sebelumnya, akibat bentrok tersebut 5 orang menderita luka bacok dari kedua belah pihak diantaranya, Yustin Surbakti alias Pio Surbakti, menderita luka bacok di tangan dan leher, Jonatan Bangun, luka bacok di kening dan dada, Trendi, luka bacok di tangan, Imanuel Gurusinga, luka bacok di dada dan Yusuf luka bacok di tangan.

Keempat korban langsung dilarikan ke rumah sakit Adam Malik Medan. Sedangkan Pio Surbakti dilarikan ke rumah sakit Columbia Asia Medan.

Polsek Pancurbatu dibantu 3 pleton polisi dari Polrestabes Medan serta Koramil Pancurbatu, langsung diterjunkan ke lokasi bentrok guna mengamankan suasana dan menghindari bentrok susulan.

Penulis: adr. Editor: gun.