HETANEWS

128 Formasi CPNS Pemko Tebingtinggi masih Kosong

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemko Tebingtinggi, H Syaiful Fachri saat memberikan keterangan soal hasil seleksi kompetensi dasar, di ruang kerjanya. (foto/rps)

Tebingtinggi,hetanews.com- Hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Pemko Tebingtinggi yang diawali dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), pada tanggal 28 hingga 27 Oktober 2018, di Subden Brimob Siantar, dari 1.959 peserta, hanya ada 31 orang yang lolos passing grade. Jadi masih ada 128 lowongan formasi yang kosong dari 159 formasi yang dibutuhkan.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tebingtinggi, H Syaiful Fachri kepada wartawan, di ruang kerjanya, di Jalan Gunung Leuser, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Senin (12/11/2018).

Menurut H Syaiful Fachri, ke 31 orang peserta yang lolos passing grade tersebut, selanjutnya harus mengikuti seleksi lanjutan, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai Peraturan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36/2018.

“Mereka yang lolos passing grade, itu harus mengikuti seleksi kompetensi bidang, barulah bisa diangkat menjadi CPNS,”jelas Fachri.

Sementara terkait bakal tidak terpenuhinya formasi CPNS Pemko Tebingtinggi, karena dari 159 formasi yang dibutuhkan masih terdapat 128 lowongan formasi yang kosong, Kepala BKPP ini, mengaku telah menyarankan kepada Wali Kota agar mengirimkan surat kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk menurunkan nilai passing grade.       

“Jika melihat dari hasil seleksi kompetensi dasar yang lolos hanya 31 peserta, sedangkan formasi yang dibutuhkan Pemko Tebingtinggi masih terdapat 128 lowongan, perlu kiranya Bapak Wali Kota Tebingtinggi, mengirimkan surat kepada Kemenpan RB untuk menurunkan nilai passing grade SKD agar peserta bisa melanjutkan ke seleksi berikutnya yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKD),” imbuh H Syaful Fachri.

Seperti yang diketahui, peserta seleksi CPNS 2018 harus melalui tahapan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Dalam tes SKD, peserta yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) harus mengerjakan 100 soal yang terbagi dalam tiga bidang. Yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal dengan nilai 75 poin, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal dengan nilai 80 point, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal dengan nilai 143 poin, dan untuk kelulusan tes SKD ini, menggunakan passing grade.

Passing grade CPNS atau nilai ambang batas adalah nilai minimal untuk dapat lolos ke tahap berikutnya, yakni seleksi kompetensi bidang (SKB). Jadi, peserta harus mendapat nilai di atas passing grade yang telah diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.
 

Penulis: rps. Editor: gun.