HETANEWS

LSM Agresi Desak Poldasu Segera Proses PT SBSJJ

Lokasi Pabrik Kelapa Sawit PT Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya, di Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. (foto/pranoto)

Simalungun,hetanews.com- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Agresi), meminta Kapolda Sumatera Utara (Sumut) segera menyelesaikan kasus dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan PT Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya (SBSJJ).

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif LSM Agresi, Sukoso Winarto, kepada hetanews.com, Selasa (12/11/2018), menyusul belum adanya tindakan pemanggilan pihak PT SBSJJ oleh Polda Sumut.

Sebelumnya, LSM Agresi telah melaporkan PT SBSJJ dengan delik pelanggaran UU No 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan dengan nomor surat 033/Agresi/IX/2018, namun hingga saat ini, pihak Poldasu belum memanggil pihak terlapor.

"Laporan itu sudah kita sampaikan, pada 16 Oktober lalu, dan ini sudah hampir 1 bulan. Saya berharap kepolisian dapat bekerja sesuai dengan UU No 2 Tahun 2002, dengan tidak mengesampingkan laporan masyarakat," katanya.

Baca juga: LSM Agresi Laporkan Dugaan Pelanggaran Hukum PT SBSJJ ke Polda Sumut

Sambungnya, pihak Poldasu seharusnya segera memproses laporan tersebut, dimana sudah terdapat bukti dan saksi yang menguatkan adanya tindak pidana yang dilakukan PT SBSJJ.

"Kepala UPT KPH Wilayah II Pematangsiantar, sudah membeberkan ada sebagian kawasan hutan yang dipakai perusahaan itu, belum lagi pengakuan pangulu Nagori Buntu Bayu, yang mengetahui adanya lahan hutan register 18 yang digunakan. Seharusnya mereka dipanggil untuk dijadikan saksi,"paparnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Herzoni Saragih, belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan hetanews.com, terkait kelanjutan proses hukum PT SBSJJ.

Saat itu, AKBP Herzoni, hanya membaca pesan singkat wartawan, namun tidak membalas konfirmasi yang disampaikan.

Penulis: pranoto. Editor: gun.