HETANEWS

Viral Pengendara Bentak Polantas di Asahan, Ini Reaksi Netizen

Pengendara matic yang menolak ditilang (kanan). Dua petugas Polantas Polres Asahan (kiri). (foto: screenshot)

Asahan, hetanews.com-Seorang pengendara marah marah menolak ditilang Polantas di Kisaran, Kabupaten Asahan. Bahkan, si pengendara yang mendapat tindakan langsung (tilang) karena tak pakai helm nekat membentak dua polantas yang bertugas.

Aksi tersebut viral di media sosial facebook. Hingga kini, video yang dibagikan akun Wak Emy mendapat ribuan komentar dari netizen dan telah dibagikan sebanyak 2.884 kali.

Berikut reaksi netizen atas video yang diunggah pada Jumat (9/11).

"Ngaku org hukum ko tolol nya kebablasan ya. Pelanggaran kasat mata tuh ga harus ada plang. Udah jelas kasat mata ko tinggal di tindak ajja," kata Raden M Hilman.

"itu org yg ngamuk2 keseringan gk pake helm mknya otak nya jd habiskan di bawa angin. bagi tmn2 yg otak ny gk mau ilang ke bawa angin wajib pake helm y," timpal Elian Manurung.

"Dia marah karna gk ada plank razia,trus klo ada plank razia biar dia tau klo ada razia jd bebas putar balik, lawan arah trus lepas dr razia...ilmu dalam sempak itu sudah kadaluarsa.....," tulis A Risky Perdana.

Baca juga: Tak Pakai Helm Ditilang Polantas, Pengendara Membentak: Kucamppakan ini, Panggil Kasat Lantas Kau

Belum diketahui identitas pengendara tersebut. Namun dalam video, si pengendara yang mengenakan kemeja panjang tangan bermotif kotak serta celana panjang sempat mengaku seorang lulusan sarjana.

"Menurut aku sarjana hukum ini arogan. Jelas jelas dia Ndak pake helm ya ditilanglah. Walaupun polisi tidak selalu benar tapi dalam kasus ini pak sarjana hukum salah," kata Busisa Gultom.

"Bapak yang punyak kereta ini bagus untuk pencerahan kita semua,, dia keberatan ditilang karena ada alasan hukum yang tidak terpenuhi,, tapi dia sepakat keretabnyabdibawak juga sekalian,, saya kiraninilah potret kita,, kita ininsesama anak bangsa," ujar Hasibuan Borkat.

"mw razia atw gk..klw g pkek helm pasti d berhentikan sm polisi dan tu disebut ditilang gtu..dan menilang gk perlu surat,,Krn jls Dy slah,surat perintah razia harus,,tp ntk menilang gk pkek perintah tilang,,Krn udh da undang2nya,, gitu lohhhh," tulis Ebeth Ebeth Arios.

"Sudah salah,...  makin salah,... Ngeyel...  Ketahuan bodohnya,  dalam hal tertangkap tangan,  Petugas Polri bisa menindak pelanggar,  tanpa harus dilengkapi plang Razia dan surat perintah tugas,  sepanjang petugas berseragam,  dan menindak dengan tilang,  pada saat itu juga," timpal Sarjono-babe.

"Katanya sarjana hukum malu nggak tu orang yg namanya nggak pake helem kapan pun polisi berhak menilang karna itu pelanggaran tanpa harus ada plang Rajia itu namanya sarjana hukum nama baik sendiri mending aku naik kelas terpaksa karna guru udh bosan liat muka aku tapi aku tau nggak pake helem itu pasti salah," kata Rudy Tan

Sebelumnya diberitakan, video berdurasi 7 menit viral di media sosial. Pengendara motor matic itu marah dan membentak petugas polantas dari Polres Asahan.

Pengendara tersebut menolak ditilang. Ia berasalan polisi tak memasang plank.

“Plank razia kau mana, plank razianya. Jangan kau tahan itu (SIM),” kata pria itu sambil menyela pandangannya ke arah handphone dipegangnya.

Melihat pria itu marah-marah, salah satu Polantas tampak memberi penjelasan terkait penindakan lantaran pengendara tak memakai helm saat berkendara.

Namun belum lagi memberi penjelasan, pengendara itu balik membentak petugas.

“Tau aku wilayah hukum kau. Wilayah hukum kau. Silakan. Tapi kalo razia itu pake plank, tau. Jangan asal ditahan aja. Bisa kekgitu bicara hukum. Hukum apa ini. Kucampakkan (surat) ini sekarang. Itulah dia biar tau kau. Mari SIM ku, mari STNK ku, panggil Kasat Lantas kau kemari,” katanya.

Penulis: bt. Editor: bt.