Mon 17 Dec 2018

Dipukuli Martil Batu, Nyawa Eddy Tak Terselematkan

Korban Eddy saat di Rumah Sakit. (foto/jufri)

Binjai,hetanews.com- Nyawa Eddy Meming (54), buruh bangunan yang kepalanya dipukuli pakai martil batu oleh Feri Iriandi (30), akhirnya meninggal dunia, saat akan dibawa ke RS Royal Prima Medan.

Nyawa bapak 3 anak yang tinggal di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan, Mencirim, Binjai Timur tersebut, menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan menuju Medan, setelah dirujuk dari RS Bangkalan, Binjai.

Ps Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto menyatakan, korban sempat mendapat pertolongan di RS Bangkatan Binjai, usai dipukuli pakai martil batu oleh Feri.

Namun, luka di kepala korban cukup serius dan harus mendapat perawatan lebih oleh tenaga medis. "Sayangnya, waktu di jalan, korban sudah meninggal," sebut Siswanto. 

Pelaku Fery saat diamankan Polisi. (foto/jufri)

Baca juga: Eddy Sekarat Dipukul Martil Batu oleh Pria Stress

Dijelaskannya, saat korban bersama rekannya Buyung sedang memasang keramik, di kediaman pelaku, tiba - tiba pelaku datang mengambil martil batu dan memukuli kepala korban.

"Saat korban tergelatak, pelaku tetap memukuli kepala korban berkali-kali," ujarnya.

Warga yang melihat kejadian itu, berusaha mengambil martil dan mengamankan pelaku. Tapi, pelaku mengejar warga dan berusaha memukulinya.

"Beruntung, pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke kantor polisi,"sebut Siswanto.

Menurut warga sekitar, Feri mengalami gangguan jiwa dan depresi. "Polisi akan membawa pelaku ke RS Jiwa untuk diperiksa, memastikan kondisi pelaku,"katanya dan menambahkan, bahwa pihak keluarga pelaku sedang mempersiapkan berkas administrasi.

Penulis: jufri. Editor: gun.