Wed 14 Nov 2018

Jalan dan Jembatan Penghubung 2 Desa di Tobasa, Sangat Memprihatinkan

Jembatan papan Sibange-bange, di Desa Siantar Tonga - tonga Satu, Kecamatan Siantar Narumonda. (Foto/Aldy Sitorus)

Tobasa,hetanews.com- Infrastruktur  masih  menjadi permasalahan di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).  Seperti  ditemukan jalan dan jembatan dalam kondisi rusak yang dapat mengancam keselamatan warga. 

Kali ini, keluhan datang dari masyarakat Desa Siantar Tonga - tonga Satu dan masyarakat Desa Gala - gala Pangkailan, Kecamatan Porsea, terutama warga pengguna akses jembatan Sibange - bange,  Desa Siantar  Tonga - tonga Satu,  kecamatan Siantar Narumonda, Tobasa. 

Dikatakan warga Siantar Tonga - tonga Satu, Nurdin Marpaung, jembatan Sibange – bange, dengan panjang sekitar 20 meter sebagai akses penghubung antar Desa Siantar Tonga-tonga Satu dan Desa Gala - gala Pangkailan, dalam kondisi rusak.

Banyak papan lantai rusak karena usia. Begitu juga besi pengaman pada sisi jembatan juga sudah banyak berkarat.

Bila ini terus dibiarkan, dikhawatirkan kerusakan semakin parah, dan dapat mengancam keselamatan warga saat melintas di atas jembatan.

Kondisi jalan rusak di Desa Gala - gala Pangkailan, Kecamatan Porsea. (Foto/Aldy Sitorus) 

“Jembatan ini bukan hanya akses bagi warga Desa Siantar Tonga - tonga Satu. Jembatan ini juga sebagai akses utama warga Desa Gala - gala Pangkailan  yang memiliki perkebunan atau sawah di Desa Siantar Tonga - tonga Satu. Jika tak segera diperbaiki, bisa-bisa kerusakannya lebih parah dan jembatan sewaktu-waktu bisa ambruk,”keluhnya, Jumat (9/11/2018).

Lanjutnya, jembatan ini sudah sering diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat. Namun dengan kondisi lantai jembatan terbuat dari papan, maka papan kayu tersebut tidak bisa bertahan lama, atau mudah rusak. Usia jembatan tersebut juga sudah lebih dari 40 tahun, sehingga besi pengaman jembatan juga sudah sewajarnya diganti mengingat sudah berkarat.

“Harapan kita, jembatan ini bisa dipermanenkan. Jangan lagi menggunakan kayu sebagai lantai, agar bisa bertahan lama,” harapnya.

Senada, tokoh masyarakat Desa Gala - gala Pangkailan, Aden Manurung  juga  mengaku, bahwa kondisi jembatan  Sibange - bange sudah memprihatinkan dan mengancam keselamatan warga saat melintas. Tak hanya jembatan, sekitar 2 kilometer jalan  menuju Desa Siantar Tonga-tonga Satu, masih dipenuhi jalan berlubang dan berlumpur.

“Setiap musim hujan, jalan ini digenangi air. Padahal, jalan ini adalah akses satu-satunya yang dimiliki masyarakat. Untuk itu, kita berharap, jembatan dan jalan bisa dibangun oleh pemerintah,”imbuhnya. 

Penulis: aldy. Editor: gun.