Fri 16 Nov 2018

Dua Bandar Sabu Sergai Dihadiahi Timah Panas, Barang Bukti Hampir 1 Kg

Kapolres Sergai saat memaparkan penangkapan bandar narkoba jenis sabu seberat 1 kg. (foto/sutrisno)

Sergai,hetanews.com- Dua terduga bandar sabu, inisial  R (47), warga Dusun I, Desa Lubuk Cemara, Kecamatan Perbaungan, Sergai dan tersangka inisial A alias Gopal (42), warga Dusun VI, DesaTualang, Kecamatan Perbaungan, Sergai, berhasil dibekuk Sat Narkoba Polres Sergai.

Keduanya dihadiahi timah panas, di bagian kaki saat dilakukan penangkapan. Dari kedua tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu, hampir 1 kilogram.

Hal ini diungkapkan Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, didampingi Kabag Ops, Kompol Lili Astono, Kasat Narkoba, AKP  Martualesi Sitepu, Kasubag Humas, AKP Nelly Isma saat konfrensi pres, di depan Mako Polres Sergai, Jumat (9/11/2018) siang.

Tersangka R ditangkap saat sedang duduk, di sebuah warung, tepatnya Dusun IV, Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Dan saat digeledah petugas, ditemukan 1 paket sabu yang diduga sabu dengan berat sekitar 1 gram, Kamis (8/11/2018), sekitar pukul 00:15 WIB.

Kemudian dilakukan pengembangan di rumah tersangka R dan berhasil mengamankan barang bukti yang diduga sabu.

Menurut pengakuan tersangka, barang haram tersebut diperolehnya, tiga hari yang lalu dari tersangka inisial A alias Gopal.

Setelah dilakukan pengejaran terhadap tersangka A, di rumahnya, tersangka inisial R mencoba kabur, sehingga petugas memberi tindakan tegas.

Dimana sebelumnya sudah diberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan, sehingga kedua kaki tersangka R dilumpuhkan dengan timah panas.

Mendengar suara tembakan, tersangka A langsung melompat dari gubuk dan menerjang petugas dan langsung diberi tindakan tegas, di bagian kaki sebelah kanan.

Barang bukti yang disita, 1 plastik warna kuning silver merk Refined Chine berisi kristal diduga sabu dengan berat 850 gram. Jika harga di pasaran, kurang lebih Rp1 milyar dengan jumlah pemakai yang akan bisa diselamatkan yaitu kurang lebih  10.000 orang.

Dari inisial R juga ditemukan barang bukti 1 berat 50,94 gram, dan 1 bungkus dengan berat 25,97 gram, 2 bungkus yang diduga sabu seberat 2,08 gram, 1 bungkus plastik klip berisi kristal diduga narkotika sabu dengan berat 1,16 gram dan dengan total seluruhnya seberat total 944,51 gram .

Sementara untuk para pelaku, dikenakan pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (2)UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup dan penjara paling singkat 6  tahun dan paling lama 20 tahun penjara dan denda maksimum R10 milyar.

Barang haram tersebut dipasok dari Aceh. Kedua pelaku baru operasi selama empat bulan dan dalam satu bulan, 1 kilogram sabu, jelas Kapolres.

 

Penulis: sutrisno. Editor: gun.