HETANEWS

Begini Aksi Membabi Buta Rohadi Serang Polisi di Polsek Penjaringan

Rilis kasus jual-beli narkoba jenis liquid vape

Penjaringan, hetanews.com - Rohadi, pria berusia 30 tahun dibekuk aparat usai menyerang Mapolsek Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (9/11) sekira pukul 01.35. Sambil menyerang polisi yang ada, pelaku meneriakkan takbir.

"Pelaku terus menyerang membabi buta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Argo menerangkan peristiwa berawal saat korban, AKP Irawan yang merupakan Kepala SPK Polsek Penjaringan sedang piket. Tiba-tiba datang seorang pengendara di luar gerbang.

Baca juga: Bawa Pisau Babi, Rohandi Menyerang Polisi Polsek Penjaringan

"Pelaku memarkir kendaraannya di luar gerbang kemudian turun lalu disapa petugas Brigadir Sihite. Lalu pelaku langsung menyerang dengan sebilah golok dan pisau babi," ungkapnya.

Brigadir Sihite langsung menghindar dan meminta bantuan rekannya, AKP Irawan di SPK. "Lalu pelaku mengejar dan menuju ke lobbi SPK dan terus menyerang," paparnya.

Selanjutnya, pelaku melempar pisau babi yang dipegang di tangan kirinya.

"Dan golok masih dipegang di tangan kanannya sambil menyerang petugas. Korban AKP Irawan jatuh terkena sabetan di bagian tangannya," kata Argo.

Baca juga: Rohadi Bacok Polisi Sambil Teriak Asma Allah

Belum puas sampai di situ, usai melukai korban, pelaku langsung mengejar salah satu petugas ke belakang ruang reskrim dan PPA. "Yang kemudian petugas reskrim yang sedang berada di ruang PPA melihat pelaku mengejar petugas lalu pelaku berbalik dan menyerang anggota reskrim yaitu Aipda Dedi Raharjo dan Aipda Giyarto yang ada di ruang PPA, pelaku memecahkan pintu kaca ruangan dengan golok yang dipegangnya dan menyerang Aipda Dedi dan Aipda Giyarto kemudian Aipda Giyarto berusaha meredam pelaku."

Sayang, pelaku yang sudah kadung mengamuk tetap menyerang sambil berteriak. Akhirnya, polisi memberikan tembakan peringatan. "Namun pelaku tidak mengindahkan yang kemudian Aipda Giyarto melumpuhkan pelaku dengan menembak pangkal lengan pelaku sehingga golok yang dipegang pelaku terlempar dan pelaku dapat diamankan," ungkap Argo.

sumber: merdeka.com

Editor: sella.