Fri 16 Nov 2018

Aceh Jemput Ganja Dari Aceh, Jaksa Ancam 11 Tahun Bui

Siantar, hetanews.com – Antonius Sihotang alias Aceh, bandar narkoba jenis ganja seberat 1 kg diancam 11 tahun penjara di Pengadilan Negeri Siantar.

Pria berumur 57 tahun diancam karena melakukan tindak pidana menawarkan, menjual, membeli, menjadi perantara, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan I dalam bentuk tanaman yang beratnya melebihi 1 Kg.

“Menuntut terdakwa dipenjara selama 11 tahun. Perbuatan terdakwa melanggar pasal 114 ayat (2) UU No 35/2009 tentang narkotika,” ujar JPU, Nurul Hidayah.

Dalam sidang beragendakan tuntutan ini dihadiri majelis hakim pimpinan Danar Dono dua anggota hakim, Risbarita Simorangkir dan Simon CP Sitorus, Selasa Rabu (7/11).

Pada sidang sebelumnya, warga Jalan Tuan Baja Purba, Gang Dosroha, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, mengaku langsung menjemput ganja dari Provinsi Aceh.

"Saya ambil dari Kota Aceh langsung pak, sebanyak 2 Kg (ganja). Disana saya membeli dari pria yang dipanggil Om. Dia hanya dipanggil Om," kata terdakwa kepada hakim.

Antonius mengaku setelah berhasil membeli ganja tersebut, ia kemudian mempaket-paketin menjadi kecil dirumahnya.

"Disitu saya paketin menjadi kecil. Satu paket itu seharga Rp 10 ribu untul saya jual kembali ke orang. Setiap penjualan 1 Kg saya mendapatkan untung Rp 2 juta rupiah," katanya lagi.

Saat ditangkap petugas Polres Siantar menemukan puluhan paket ganja kecil atau setidaknya sebanyak 76 paket dan 1 bungkus besar ganja kering. Berat barang bukti ini mencapai 1 Kg.

Petugas menangkap Aceh ketika berada di Jalan Pisang, Kelruhan Pardamean, Kecamatan Siantar Marihat.

Petugas kemudian membawa Aceh kerumahnya hingga kemudian didapati barang bukti ganja. Selain ganja, turut disita timbangan, handphone dan uang tunai Rp 200 ribu.

Penulis: bt. Editor: bt.