HETANEWS

Penggunaan Dana Desa di Situngkir Dipertanyakan Peruntukannya

Lokasi pengerjaan tembok penahan air yg dikerjakan oleh dana desa Situngkir beserta papan proyek yang berlangsung. (foto/stm)

Samosir,hetanews.com- Alokasi dana desa di Situngkir, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, sebesar Rp.526 juta, Tahun Anggaran 2018. Namun peruntukannya diduga tidak untuk skala prioritas.

Pasalnya, pekerjaan yang dilakukan adalah tembok penahan air dari pantai yang berlokasi di Pantai Indah Situngkir (PIS), yang diduga hanya untuk kepentingan Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir dan lokasinya berada 50 meter dari garis Pantai Situngkir.

Hal ini dipantau wartawan saat proses pekerjaan itu sedang berlangsung, pada bulan Oktober 2018, lalu.

Di lokasi, wartawan  bertemu dengan salah seorang pegawai dari Dinas Pariwisata, P Manurung  yang tampaknya sedang melakukan mengawasan pekerjaan dari Dinas Pariwisata, di lokasi yang sama.

P Manurung menerangkan, bahwa tembok penahan itu bertujuan untuk kepentingan pariwisata dan nanti akan dibuat menjadi taman. "Setelah siap ditembok, nanti ini akan kita timbun dan dibuat menjadi taman,"ujarnya.

Hal ini juga disampaikan Sekretaris Desa, Anzelin Situngkir  saat dikonfirmasi wartawan pada 30 Oktober 2018, lalu, di kantor Kepala Desa Situngkir.

Pada saat itu, Kepala Desa tidak berada di kantornya.

Pengalokasian dana desa, sebesar Rp.526 Juta itu, merupakan hasil Musrembang. "Pengalokasian dana desa itu merupakan hasil dari musrembang yang kita laksanakan,"ungkapnya.

Namun saat diminta tunjukkan daftar hadir warga pada saat Musrembang, Sekdes dan Pegawai lainnya berusaha mencari berkas daftar hadir tersebut, tapi tidak bisa ditunjukan kepada wartawan. 

Jika kita merujuk peraturan tentang alokasi prioritas penggunaan dana desa untuk tahun 2018 sudah diterbitkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendesa).

Peraturan Menteri Kemendesa Nomor 19 Tahun 2017 (Permendes 19 Tahun 2017 ) ini mengatur secara detail tentang prioritas dana desa tahun 2018.

Penetapan prioritas penggunaan dana desa ini bertujuan sebagai pedoman dan acuan bagi penyelenggaraan kewenangan. Acuan untuk Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam menyusun pedoman teknis penggunaan dana desa dan acuan bagi Pemerintah Daerah dalam pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penggunaan dana desa.

Dalam Bab 3 pasal 4 disebutkan ada lima point prioritas dalam penggunaan dana desa antara lain:

Prioritas penggunaan dana desa untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa.

Prioritas penggunaan dana desa, diutamakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan yang bersifat lintas bidang.

Program dan kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) antara lain, bidang kegiatan produk unggulan desa atau kawasan perdesaan, BUM Desa atau BUM Desa Bersama, embung, dan sarana olahraga desa, sesuai dengan kewenangan desa.

Pembangunan sarana olahraga desa sebagaimana dimaksud pada ayat (3), merupakan unit usaha yang dikelola oleh BUM Desa atau BUM Desa Bersama.

Prioritas penggunaaan dana desa, sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dipublikasikan oleh Pemerintah Desa kepada masyarakat desa, di ruang publik yang dapat diakses masyarakat desa. 

Penulis: stm. Editor: gun.