Wed 14 Nov 2018

Demokrat Tanggapi Jokowi soal Pidato Marah: Pemimpin Punya Gaya Beda

Hinca Panjaitan saat ditemui awak media

Jakarta, hetanews.com - Presiden Joko Widodo mengaku senang dengan sosok pemimpin yang tegas, namun bukan dalam artian suka marah-marah. Terkait pernyataan ini, Partai Demokrat menanggapinya dengan santai.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menilai, setiap pemimpin pasti punya cara dan gayanya masing-masing. Ia pun memberi contoh gaya kepemimpinan Presiden ke-1 RI Sukarno, yang menurutnya harus tegas pada masa awal kemerdekaan.

"Bung Karno dengan gayanya yang waktu itu memang harus begitu karena kemerdekaan, tetapi Pak Harto beda gayanya lagi, Gus Dur beda lagi, Bu Mega, Pak SBY, dan Jokowi. Pastilah semua pemimpin punya cara dan gaya yang baik," tuturnya ketika ditemui di kantor BNN, Cawang, Kamis (8/11).

Jokowi, Caleg Hanura di Hotel Discovery Ancol,  Jakarta Utara
Jokowi membuka pembekalan calon Anggota DPR Hanura di Hotel Discovery Ancol, Jakarta Utara.

Dia menyampaikan, menghormati semua gaya berpidato para pemimpin. Namun, menurutnya, apa yang dikatakan harus sesuai dengan kondisi lapangan yang sesungguhnya.

"Seperti saya bilang, kalau Bung Karno pasti menyemangati untuk merdeka. Tapi pililah diksi dan kata yang pas. Apalagi Indonesia kan heterogen sekali," ujarnya.

Sebelumnya, dalam pidatonya Jokowi memuji gaya pidato Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO). Ia mengaku suka dengan gaya kepemimpinan yang tegas, tapi bukan dalam artian yang suka marah-marah.

"Saya senang tegas tapi enggak suka marah-marah. Karena ada yang bilangnya tegas tapi suka marah-marah," ujar Jokowi disambut tepuk tangan para peserta di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (7/11).

 

sumber : kumparan.com

Penulis: -. Editor: sella.