Thu 15 Nov 2018

Membot Tewas di RTP, Kapolrestabes Medan Ungkap Pengunjung yang Bawa Makanan

Jasad Membot saat disemayamkan di rumah duka. (foto/jat)

Medan, hetanews.com - Setelah sempat bungkam, Kapolrestabes Medan, Kombes. Pol. Dadang Hartanto akhirnya memberi penjelasan terkait tewasnya seorang tahanan di rumah tahanan polisi (RTP) Polrestabes Medan.


Menurut Dadang, Selasa (6/11/2018) siang, seorang tahanan berinisial MHP dikunjung keluarganya yang membawa bungkusan makanan. Kemudian MHP membawa bungkusan makanan itu ke selnya di RTP Polrestabes Medan dan membagikan ke tahanan lain. Salah satunya M. Imron Rosyadi alias Membot.

Baca juga: Pak Jack Sebut Peran Oknum Aparat dalam Peredaran Narkoba di Perumnas Mandala


Membot kemudian meyantap makanan tersebut hingga dua suap. Pas hendak suapan ketiga, Membot langsung muntah-muntah. Oleh sesama tahanan, korban yang kejang-kejang sembari menggiti lidahnya dibaringkan. Peristiwa itu lalu dilaporkan ke petugas jaga di RTP Polrestabes Medan.


Oleh petugas, korban dibawa ke ruang periksa untuk diberi pertolongan sebelum dilarikan ke Unit Urkes Polrestabes Medan. Setelah menjalani pemeriksaan, ternyata kondisi korban cukup parah. Akhirnya korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan Jalan K.H. Wahid Hasyim.


Namun nyawa korban tak tertolong. Oleh tim medis di Ruang IGD RS Bhayangkara, Medan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca juga: Perlakuan Tak Manusiawi dan Permintaan Rp200 Juta


Dadang juga membantah jika terdapat lima tahanan lain di RTP Polrestabes Medan yang mengalami keracunan setelah memakanan makanan dari pengunjung tersebut. "Tidak benar. Setelah diperiksa, kelima tahanan itu dalam kondisi sehat," ucap Dadang kepada awak media.


Saat ini, lanjut Dadang, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab tewasnya tahanan yang beralamat di Jalan Walet 4 Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang tersebut.


"Masih dalam penyelidikan. Untuk penyebab kematian, kita masih menunggu hasil otopsi Forensik Polda Sumut," pungkas Dadang.

Penulis: jat. Editor: anto.