Wed 14 Nov 2018

Bantah Membot Tewas di RS Bhayangkara, Reza: Adik Saya Sudah Mati di Selnya

Jenazah Membot saat disemayamkan di rumah duka. (foto/jat)

Medan, hetanews.com - Reza (30) membantah jika adiknya, M. Imron Rosyadi alias Membot (28) tewas setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Medan. Warga Jalan Walet 4, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan ini memastikan sang adik tewas di dalam sel Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan, Selasa (6/11/2018) sekitar pukul 13:30 WIB.


Saat ditemui di rumah duka, Rabu (7/11/2018), Reza mengaku mendapat kabar jika adiknya meninggal dunia dari Ari yang ditangkap dan sama-sama berada di RTP Polrestabes Medan. 

Baca juga: Tetangga Duga Membot Diracun

"Makanya kami tahu si Membot meninggal dari si Ari yang menelpon saya. Bukan dari polisi. Sampai saat ini saja, tak ada pemberitahuan dari polisi," ucap Reza kesal.


Dalam pembicaraan itu, lanjut Reza, Ari yang tinggal di Jalan Walet 1, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan juga menuturkan detik-detik sebelum Membot menghembuskan nafas terakhirnya. Menurut Ari, Membot meninggal dunia setelah menyantap makanan yang dibawa pengunjung RTP Polrestabes Medan.


Membot disebut sempat memakan nasi dari pengunjung dua suap. Pas mau suap ketiga langsung muntah-muntah. Membot lalu kejang-kejang sembari mengigit bibir sebelum meninggal dunia. Setelah tewas, dari mulut keluar buih.

 

"Adik saya sudah mati di selnya. Kalo dibilang adik saya meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara dan menggunakan oksigen, itu tidak benar. Karena di sel sudah mati," tegas Reza.

 

Anehnya, hingga saat ini, Reza tak lagi dapat menghubungi Ari. "Padahal pertama sekali dia (Ari, red) yang memberitahukan ke keluarga melalui seluler, bahwa adik saya itu meninggal setelah makan," pungkasnya.

Baca juga: Membot Tewas di RTP Polrestabes Medan, 5 Tahanan Lainnya Dilarikan ke Rumah Sakit

 

Penulis: jat. Editor: anto.