HETANEWS

Sepi Peminat Seleksi Perusda Tahap II, Kristian Silitonga Singgung Kinerja Pemko

Kristian Silitonga. (dok hetanews)

Siantar, hetanews.com – Kepemimpinan Wali Kota Siantar Hefriansyah melahirkan kebijakan-kebijakan masih banyak harus dikaji ulang serta dievaluasi secara mendalam. Hal ini berbuntut dari kebijakan yang lahir dan dinilai sama sekali tak berfaedah.

Direktur Eksekutif Study Ekonomi dan Pembangunan Demokrasi (SOPo), Kristian Silitonga berpendapat soal minimnya peminat mendaftar seleksi tahap II calon direksi PD-PHJ dan PD-PAUS.

Ia  mengatakan kepercayaan masyarakat menurun melihat proses seleksi serta gambaran kinerja dari pemerintah sendiri.

“Jangan-jangan sesungguhnya yang paling memprihatinkan adalah berangkat dari pengalaman proses seleksi yang lalu, minimnya minat masyarakat ikut seleksi adalah gambaran bahwa masyarakat kehilangan (trust) kepercayaan terhadap proses seleksi itu sendiri melihat pemko selama ini kinerjanya cenderung absolut dan kurang argumentatif,” ujarnya, Rabu (7/11).

Baca juga: Perusda Pemko Siantar Gak Diminati, Panitia Perpanjang Masa Pendaftaran

Alumnus Universitas Sriwijaya itu beranggapan masyarakat yang sudah tidak percaya terhadap proses seleksi merupakan hal yang fatal sehingga melahirkan gambaran keprihatinan.

Pemerintah melalui panitia seleksi (pansel) menurut ia wajib berbenah terhadap kebijakan-kebijakan apa yang sudah terjadi.

“Pemko melalui pansel harus melakukan refleksi dan evaluasi atas kebijakan yang  dikeluarkan selama ini,” katanya.

Baca juga: Pansel Perpanjang Masa Pendaftaran Calon Direksi

Dirinya turut menyoroti peserta yang memenuhi syarat namun gagal di proses seleksi tahap pertama sehingga tak dapat untuk mengikuti seleksi berikutnya.

“Peserta yang telah memenuhi syarat untuk mendaftar berhak mengajukan keberatan terhadap proses tadi. Karena asumsi saya begini kalau sempat pendaftar yang sekarang (tahap II) terpilih ini kan sudah ‘membunuh’ kesempatan pendaftar sebelumnya (tahap pertama),” imbuhnya.

Penulis: bt. Editor: bt.