HETANEWS

Satpol PP Periksa Izin Reklame di Sejumlah Toko Ponsel

Petugas Satpol PP Siantar bersama Polres Siantar, dan Den POM I/1 Siantar saat gelar pemeriksaan izin, di salah satu Toko Ponsel. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Siantar, memeriksa izin reklame, di toko-toko ponsel yang ada di Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka Siantar. 

Pemeriksaan izin ini, dilakukan bersama dengan pihak terkait yakni, Polres Siantar, Den POM I/1 Siantar, Kejaksaan Siantar dan Bagian Hukum Pemko Siantar. 

Hal ini bertujuan untuk menindak pengusaha yang tidak membayar pajak sesuai dengan peraturan daerah. 

Pemeriksaan ini, nantinya dapat dijadikan bahan untuk menertibkan reklame yang tidak memiliki izin serta tidak membayar retribusi sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwa).

Perwa tersebut, tercantum dalam Perwa Nomor 10 Tahun 2015 tentang perubahan atas perubahan Perwa Siantar Nomor 2 tahun 2013 Tentang Penetapan Perhitungan Nilai Sewa Reklame.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kabid Trantibum), Abidin Damanik mengatakan, pihaknya meminta bukti pembayaran pajak dan izin reklame dari pengusaha toko ponsel.

"Bila nantinya ada pengusaha yang tidak membayar pajak, kita akan surati pengusahanya dan kita kan bongkar reklame mereka, baik itu spanduk, neon box, atau papan reklame lainnya," jelas Abidin Damanik, Rabu (7/11/2018) siang, ditemui di kantornya.

Penertiban yang akan dilakukan, kata Abdin, dapat menghitung potensi PAD (Pendapat Asli Daerah) yang ada di Kota Siantar, terutama di Zona Ekslusif sesuai dengan Perwa.

"Jalan Merdeka dan Sutomo adalah zona eksklusif dan dari sini kita dapat menghitung potensi PAD atau pajak dari lokasi ini, meski ini memiliki waktu yang panjang untuk menghitungnya," jelasnya menambahkan.

Dia berharap, para pengusaha bertindak koperatif untuk mengikuti dan menaati peraturan yang ada di Kota Siantar.  

"Kita harap pengusaha bisa bertindak koperatif untuk menaati peraturan. Bila mereka membayar pajak, berarti juga membantu pembangunan di kota ini,"ujarnya mengakhiri.

Penulis: gee. Editor: gun.