HETANEWS

Kasus Penipuan Kematian, Kejari Binjai Tangkap Guru SD

Kasi Pidsus Kejari Binjai, Asepte Ginting saat membawa Damseria Simbolon (baju batik). (foto/jufri)

Binjai, hetanews.com - Seorang oknum guru di Kota Binjai, Damseria Simbolon (DS) diringkus oleh penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, Selasa (6/11/2018) malam.

Kasi Pidsus Kejari Binjai, Asepte Gaulle Ginting menyatakan, saat ini tim Kejari Binjai dan Damseria sudah tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang. "Saat ini, kita sudah dalam perjalanan menuju Binjai," ujar Asepte, Rabu (7/11/2018) siang.

Mantan Kasi Pidsus Kejari Batubara tersebut menjelaskan, setelah menetapkan Damseria menjadi tersangka atas kasus penipuan kematian, untuk mencairkan dana kematian dari Taspen, Damseria selalu mangkir dari panggilan penyidik.

Ternyata pelaku sudah melarikan diri ke pulau Jawa dan bersembunyi di Perumahan Karang Anyer Blok D 16, RT 005, RW 007 Cikarang, Jawa Barat.

"Usai kita amankan, DS kita titip sementara di Rutan Salemba, sebelum dibawa ke Binjai," ungkapnya.

Selain Damseria, penyidik Pidsus Kejari Binjai juga telah menetapkan seorang pejabat di PT Taspen, MA karena telah mencairkan dana asuransi kematian Damseria.

Akibat perbuatan mereka, PT Taspen mengalami kerugian sebesar Rp 62.386.500,- yang dikirimkan ke rekening Bank BRI atas nama Adesman Sagala. 

Penulis: jufri. Editor: anto.