HETANEWS

Waris dan Ahliwaris Sultan Maimun Amaluddin Sani Perkasa Alamsyah Tuntut Ganti Rugi dari BPN Sumut

Ahliwaris Sultan Maimun Amaluddin Sani Perkasa Alamsyah dan Tengku M. Dalik saat berunjukrasa. (foto/adr)

Medan, hetanews.com - Puluhan ahliwaris Sultan Maimun Amaluddin Sani Perkasa Alamsyah dan Tengku M Dalik melakukan unjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Rabu (7/11/2018). Di sana, mereka menuntut ganti rugi lahan seluas 17 hektar yang dipergunakan pemerintah dalam pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai.

"Kami datang ke sini untuk meminta agar anggota dewan mendengar aspirasi kami, kami menuntut hak kami," ujar Ketua Yayasan T. Raizan.

Adapun, dijelaskan Raizan, mereka menuntut agar Badan Pertanaham Negara (BPN) Sumut segera membayar uang ganti rugi lahan selebar 17 hektar yang dipergunakan untuk pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai milik ahli waris Sultan Amaluddin Sani Perkasa Alamsyah yang telah berkekuatan hukum tetap. 

"Jadi, ada indikasi permainan mafia tanah dalam hal ini. Jadi, pembayar ganti rugi jadi terkendala," tegasnya.

Untuk itu, ia selaku ketua yayasan meminta agar pihak BPN Sumut segera membayar dana ganti rugi tersebut kepada pihak ahli waris Sultan Amaluddin Sani Perkasa Alamsyah. 

"Kalau ini belum tuntas, kita akan melakukan aksi besar-besaran di Sumatra Utara (Sumut)," tandasnya.

Penulis: adr. Editor: anto.