HETANEWS

Kesal Fadli Zon dan Inas Nasrullah Terus Berdebat, Karni Ilyas: Anda Berdua Ini Sama Sifatnya

Jakarta, hetanews.com - Pembawa acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TvOne, Karni Ilyas tampak kesal dengan tim pemenangan calon presiden (capres) 01, Inas Nasrullah, dan tim pemenangan capres 02, Fadli Zon.

Dikarenakan, keduanya berkali-kali adu argumen ketika satu di antaranya mendapatkan kesempatan untuk mengutarakan pendapat. Hal itu terjadi saat sesi bicara Inas Nasrullah di ILC, Selasa (7/11/2018) malam.

Pada unggahan ILC di YouTube, terlihat Inas dan Fadli terlibat beradu argumen lebih dari 5 kali. Selain beradu argumen Fadli dan Inas juga beberapa kali saling menyanggah perkataan satu sama lain.

Mulanya, perdebatan tersebut terjadi di menit ke 1.25 yang diunggah melalui YouTube Indonesia Lawyers Club. Mendengar perdebatan tersebut yang dianggap meleset dari topik, Karni Ilyas pun meminta untuk kedua narasumber tersebut kembali ke topik.

Sementara topik yang dibahas adalah tema 'Tampang Boyolali Vs Sontoloyo'. "Kembali ke topik," ujar Karni Ilyas.

Sesi yang diunggah selama hampir 13 menit tersebut membuat Karni harus berkali-kali memisahkan keduanya yang tak kunjung usai bila berdebat.

Hingga Karni menganggap keduanya memiliki sifat yang sama. "Ternyata anda berdua ini sama sifatnya," ujar Karni sambil tertawa.

Perkataan Karni ini langsung disambut tepuk tangan dari para penonton dan narasumber yang lain.

Diketahui, pada pembahasan yang mengangkat tema 'Tampang Boyolali Vs Sontoloyo' tersebut merupakan pembahasan politik yang berdasarkan ujaran para calon presiden (capres) dari kedua kubu.

Tampang Boyolali dipopulerkan oleh capres nomor 02, Prabowo Subianto saat saat peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018)

Terdapat rekaman video pidato Prabowo yang viral karena pada satu bagian Prabowo menyebutkan kata-kata " tampang Boyolali". Dalam pidatonya, Prabowo menyebutkan bahwa Jakarta dipenuhi gedung menjulang tinggi dan hotel-hotel mewah.

Ia menyebutkan beberapa hotel berbintang di Ibu Kota.

Namun, ia yakin warga Boyolali tidak pernah menginjakkan kaki di hotel mewah itu. "Tapi saya yakin kalian tidak pernah masuk ke hotel-hotel tersebut. Betul?” tanya Prabowo.

“Betul,” jawab mereka yang hadir di acara itu.

"Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Karena tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian, ya tampang Boyolali ini, betul?” kata Prabowo lagi yang dikutip dari Kompas.com.

Sementara istilah sontoloyo diucapkan capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) saat pembagian sertifikat, Selasa (22/10/2018). Mulanya Jokowi mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan jangan mudah terperdaya dengan ucapan para politisi.

Sebab, banyak politisi yang memang sengaja memperdaya masyarakat untuk kepentingan politik sesaat.

"Hati-hati, banyak politikus yang baik-baik, tapi juga banyak politikus yang sontoloyo!" kata Jokowi saat menghadiri pembagian 5000 sertifikat tanah di Lapangan Sepakbola Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.