HETANEWS.COM

Walikota Ajak Warga Medan Dukung & Doakan Hafizh Menang di OPQ

Walikota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si berbincang dengan Muhammad Hafizh Al Ihsan didampingi orangtuanya, H. Muhammad Sayuti, ST di rumah dinas walikota, Selasa (6/11/2018). (foto/rico)

Medan, hetanews.com - Tak hanya menjadi kebanggaan keluarga semata, Muhammad Hafizh Al Ihsan kini menjadi salah satu aset kebanggaan Kota Medan. Di usianya yang masih 10 tahun, segudang prestasi telah diraihnya dalam perlombaan menghapal ayat suci  Al-Quran.

Mulai dari juara 1 lomba Festival Anak Soleh dan Azan tahun 2014, juara 3 lomba Hifzil Quran 1 juz beserta tilawah Tingkat Kota Medan tahun 2016, juara 1 Hifzil Quran 5 juz Beserta Tilawah Tingkat Kabupaten Serdangbedagai tahun 2016 dan seabrek prestasi lainnya.

Bahkan di tahun 2015 silam, bocah hafiz 22 juz itu berhasil keluar sebagai juara 5 dalam ajang perlombaan Hafiz Indonesia yang digelar Stasiun Televisi Swasta RCTI yang akhirnya membawanya Umrah ke Tanah Suci Mekkah.

Prestasi itu terungkap ketika bocah kelahiran Medan, 29 April 2008 dan yang mulai menghafal quran sejak usia 5 tahun itu diterima audiensi Walikota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si di Rumah Dinas Walikota Jalan Sudirman Medan, Selasa (6/11/2018).

Kedatangan Hafiz yang didampingi sang ayah H. Muhammad Sayuti, ST itu untuk berpamitan sekaligus meminta support dan doa dari walikota beserta seluruh warga Kota Medan. Sebab, Hafizh akan mengikuti event bertaraf internasional Olimpiade Pecinta Quran (OPQ) ke 2 yang akan digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 15-19 November mendatang.

Selain sang ayah,  Hafizh juga didampingi Assiten Pemerintahan dan Sosial, Musaddad Nasution, Kabag Agama, Adlan, Camat  Medan Timur, P. Pasaribu serta Lurah Brayan Bengkel tempat Hafizh dan keluarganya bermukim, Irwan K. Pane.

"Alhamdulillah, Hafizh bisa mengikuti event internasional di Lombok setelah berhasil keluar sebagai juara 1 dalam seleksi yang digelar pada  bulan Juli 2018 lalu," kisah Sayuti, sang ayah mengawali perbincangan dengan walikota.

Menurut Sayuti, putranya telah ditempah untuk menjadi hafiz Al-Quran sejak berusia balita. "Memang sejak awal, untuk melatihnya sebagai hafiz, setiap Maghrib kami selalu membuat pengajian di rumah. Kalau dulu hanya untuk anak-anak sekitar rumah. Tapi sekarang kami buka untuk umum. Karena kebetulan kami juga mengelola Yayasan Yatim Piatu di rumah, ada 32 orang anak yang sekarang tinggal di yayasan dan alhamdulillah ini sudah berjalan sejak lama," jelas Sayuti.

Dalam OPQ yang diselenggarakan One Day One Juz (ODOJ) Lomba OPQ Internasional itu nanti, ungkap Sayuti, Hafizh rencananya bakal mengikuti lomba pada kategori Tilawah Quran dan Hapalan 3 juz. "Mohon doa restu dan dukungan Bapak Walikota dan seluruh warga Medan khususnya dan Sumatera Utara umumnya, agar putra kami mampu berbuat yang terbaik nantinya," harap Sayuti seraya membeberkan bahwa Hafizh memiliki cita-cita menjadi seorang tentara kelak.

Sementara itu Walikota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldim S, M.Si mengaku sangat kagum dengan prestasi yang diraih Hafizh meski usianya masih sangat belia. "Ini sungguh luar biasa. Saya sangat kagum, masih muda tapi prestasinya di bidang agama sangat membanggakan. Hal ini tentu bukan hanya rezeki bagi orangtuanya, tapi juga rezeki bagi warga Kota Medan karena memiliki seorang Hafizh,” kata Dzulmi Eldin.

Selanjutnya walikota berpesan dan berharap, agar dalam perlombaan nanti, siswa yang masih duduk di bangku kelas VI SD Negeri 060873 itu berhasil melewati seluruh tahapan. “Harapan kami semoga Hafizh sukses. Pesan saya, jangan menyerah, tetap semangat. Yang penting adalah mengikuti ajang internasional jangan takut kalah. Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Medan, mari bersama kita dukung dan doakan Hafidz, semoga putra kebanggaan Kota Medan ini keluar sebagai pemenang di OPQ di Lombok nanti," harapnya seraya memberikan uang tali asih sebagai salah satu bentuk dukungan kepada Hafizh.

Penulis: rico. Editor: anto.